Inovasi Layanan Kesehatan Anak di Beijing Children's Hospital Dukung SDG 3 dan SDG 9
Mahasiswa BBK Internasional Universitas Airlangga berdiskusi dengan para dokter mengenai layanan kesehatan dan fasilitas gedung Beijing Children's Hospital (16/07/2026)
Beijing, Tiongkok– Beijing Children's Hospital menjadi salah satu destinasi pembelajaran bagi peserta BBK Internasional Universitas Airlangga dalam memahami pengelolaan layanan publik di bidang kesehatan. Kunjungan yang dilaksanakan pada 16 Juli 2026 ini memberikan kesempatan kepada sembilan mahasiswa untuk mengamati secara langsung sistem pelayanan, infrastruktur, serta inovasi teknologi yang diterapkan oleh salah satu rumah sakit anak terkemuka di Tiongkok.
Sebagai rumah sakit rujukan nasional untuk layanan kesehatan anak, Beijing Children's Hospital menangani berbagai kasus penyakit kompleks, mulai dari gangguan pernapasan, kelainan neurologis, penyakit metabolik, penyakit langka, hingga kanker pada anak. Selain menyediakan layanan rawat jalan dan rawat inap, rumah sakit ini didukung oleh fasilitas diagnostik modern seperti X-ray, ECG, dan berbagai teknologi medis lainnya yang menunjang proses diagnosis dan penanganan pasien secara cepat dan akurat.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah pengembangan layanan kesehatan berbasis digital. Beijing Children's Hospital telah mengimplementasikan telemedisin, yang memungkinkan pasien melakukan pendaftaran, konsultasi, hingga memperoleh layanan medis secara daring. Sistem ini membantu memperluas akses terhadap dokter spesialis anak, khususnya bagi keluarga yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan fasilitas kesehatan pediatri.
Dokter Meng Yao dan dokter Susan Lee menjelaskan bahwa telemedisin hadir sebagai salah satu bentuk Beijing Children's Hospital sebagai rumah sakit rujukan ternama di Tiongkok untuk bisa membantu mengatasi masalah kesehatan pada anak-anak di seluruh kawasan Tiongkok tanpa terbatasi dengan jarak. “Telemedisin ini juga dapat digunakan sebagai media diskusi antara dokter dari rumah sakit lain dengan Beijing Children's Hospital untuk menangani kasus-kasus yang kompleks pada anak-anak,” kata dokter Susan Lee (16/07/2026)
Selain telemedisin, rumah sakit juga memanfaatkan rekam medis elektronik dan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan. Digitalisasi tersebut memungkinkan tenaga kesehatan mengakses data pasien secara lebih cepat sehingga proses diagnosis, koordinasi antar tenaga medis, hingga tindak lanjut pengobatan dapat dilakukan secara lebih efektif. Selain itu, rumah sakit ini juga mengintegrasikan penggunaan obat tradisional dengan obat modern pada beberapa pasien ucap dokter Meng Yao. Pemilihan obat disesuaikan dengan kondisi penyakit dan preferensi pasien.
Tidak hanya berfokus pada pelayanan klinis, Beijing Children's Hospital juga berperan sebagai pusat penelitian dan pendidikan kedokteran anak di Tiongkok. Rumah sakit ini menjalin kolaborasi dengan berbagai universitas dan institusi kesehatan dalam melakukan penelitian mengenai penyakit pada anak, mengembangkan metode terapi baru, serta meningkatkan standar pelayanan pediatri. Selain itu, tenaga medis dari berbagai daerah secara rutin mengikuti program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diselenggarakan oleh rumah sakit.
Bagi mahasiswa Universitas Airlangga, kunjungan ini memberikan perspektif baru mengenai bagaimana inovasi teknologi, penguatan infrastruktur kesehatan, serta kolaborasi antara layanan medis, pendidikan, dan penelitian dapat berjalan secara terpadu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pengalaman tersebut juga memperlihatkan bahwa transformasi digital di sektor kesehatan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
Praktik yang diterapkan Beijing Children's Hospital sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 3: Good Health and Well-being, yaitu memastikan kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan melalui penyediaan layanan kesehatan anak yang berkualitas, inklusif, dan mudah diakses.
Melalui penerapan teknologi, penelitian, dan kolaborasi lintas institusi, Beijing Children's Hospital menunjukkan bahwa inovasi di bidang kesehatan dapat menjadi pondasi penting dalam membangun sistem pelayanan yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan. Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga mengenai bagaimana kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
#SDG3 #GoodHealthAndWellBeing #SDG9 #IndustryInnovationAndInfrastructure #SDGsUNAIR #BeijingChildrensHospital #BBKInternasionalUNAIR
Dilaporkan oleh: KKN-BBK International 2026 Group 2, Universitas Airlangga
Penulis: Beatrix Yapply
Editor: Yutika Amelia Effendi
Tanggal: 19 July 2026
Lokasi: Beijing, Tiongkok