Detail Artikel

Mahasiswa BBK 8 Unair Dukung Digitalisasi UMKM Melalui Program UNTUNGDesa Demung

ANIK WIJIATI (Mahasiswa) Dipublikasikan 20 July 2026
Mahasiswa BBK 8 Unair Dukung Digitalisasi UMKM  Melalui Program UNTUNGDesa Demung

Mahasiswa BBK 8 UNAIR mengedukasi pelaku UMKM Desa Demung mengenai digitalisasi usaha guna meningkatkan daya saing dan promosi digital.

Sebagai upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha di era digital, mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Universitas Airlangga melaksanakan program UNTUNG (Upaya Nyata Tingkatkan UMKM Demung) melalui kegiatan sosialisasi digitalisasi UMKM. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 09.00 WIB di Balai Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, dengan melibatkan 15 pelaku UMKM yang berasal dari Dusun Ketah dan Demung Barat. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam membantu masyarakat memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Kegiatan sosialisasi diawali dengan pemaparan mengenai pentingnya transformasi digital bagi pelaku UMKM di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Materi yang disampaikan meliputi pemanfaatan QRIS sebagai metode pembayaran digital, penggunaan WhatsApp Business untuk mempermudah komunikasi dengan pelanggan, pendaftaran lokasi usaha melalui Google Maps agar mudah ditemukan oleh calon konsumen, serta branding produk untuk meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak berdiskusi secara interaktif mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam mengembangkan usaha di era digital, sehingga materi yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelaku UMKM di lapangan.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Para pelaku UMKM aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai strategi pemasaran yang selama ini telah mereka lakukan. Dari 15 peserta yang mengikuti sosialisasi, 6 pelaku UMKM menyatakan bersedia mengikuti tahap pendampingan lanjutan secara door to door. Pendampingan tersebut dirancang agar peserta memperoleh bimbingan secara langsung sesuai dengan kebutuhan masing-masing usaha. Pada tahap ini, tim BBK 8 Universitas Airlangga akan membantu proses pembuatan akun QRIS, optimalisasi fitur WhatsApp Business, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, hingga penyusunan katalog digital UMKM Desa Demung sebagai media promosi bersama yang diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar.

Salah satu peserta, Bu Feti, menyampaikan bahwa dirinya telah memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, tetapi masih mengalami kendala dalam penggunaan platform digital lainnya. "Saya promosi lewat TikTok saja, namun pemesanan tetap melalui WhatsApp. Cuma beberapa kendala untuk pembuatan QRIS saya kurang paham dan cara memasukkan nama produk atau tempat penjualan di Maps," ungkapnya. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa sebagian pelaku UMKM sebenarnya telah mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, namun masih membutuhkan pendampingan agar dapat memanfaatkan berbagai platform digital secara optimal untuk mendukung perkembangan usaha mereka.

Melalui program UNTUNG, mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga berharap literasi digital pelaku UMKM di Desa Demung dapat terus meningkat sehingga mampu memperluas promosi usaha, mempermudah konsumen memperoleh informasi mengenai produk dan lokasi usaha, serta meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. Program ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan melalui pemanfaatan inovasi digital.

Berita ini mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui peningkatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi untuk memperkuat daya saing UMKM desa.

#SDG8 #DecentWorkAndEconomicGrowth #SDG9 #IndustryInnovationInfrastructure #SDGsUNAIR #KKNUNAIR #BBK8UNAIR #UMKMDemung #DigitalisasiUMKM