Meningkatkan Minat Baca dan Literasi anak-anak dengan PELITA (Pojok Edukasi Literasi Anak)
Kelompok BBK 8 Tanah Kali Kedinding 1 mengadakan program PELITA (Pojok Edukasi Literasi Anak) pada Sabtu, 18 Juli 2026
Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Anak-Anak Tanah Kali Kedinding Antusias Ikuti PELITA
Sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini, Kelompok BBK 8 Tanah Kali Kedinding 1 mengadakan program PELITA (Pojok Edukasi Literasi Anak) bagi anak-anak RW 12 pada Sabtu (18/7/2026) di Balai RW 12.
Kelompok BBK itu terdiri dari Nanda Meiliani Putri (FF), Moch. Naufal P. (FISIP), Marcel Fabian (FST), Intan Yuliati (FST), Silvia Nurin Aprilia (FKM), Cinta Iman Queen Latifa (FIB), Theresia Clarasati Pewali (FV), Anastasya Diva Renata (FV), Naura Athallah Putri (FV), dan Evan Nathaniel Susanto (FTMM).
Kegiatan yang menyasar anak-anak usia TK hingga SD ini diikuti sekitar 15 peserta. PELITA hadir sebagai pojok baca sekaligus ruang belajar bagi anak-anak di lingkungan RW 12, dengan rangkaian kegiatan berupa penyediaan bahan bacaan, storytelling, dan sesi belajar bersama.
“Kami melihat minat baca anak-anak di sini sebenarnya cukup tinggi, hanya saja akses terhadap bahan bacaan yang menarik masih terbatas. Lewat PELITA, kami ingin menghadirkan pojok baca yang menyenangkan sekaligus mendampingi anak-anak belajar,” terang Naufal selaku ketua pelaksana pada Sabtu (18/7/2026).
Membaca Sambil Mendongeng
Dalam pelaksanaannya, panitia menyediakan berbagai buku bacaan anak yang disusun di sudut Balai RW 12 sebagai pojok baca sementara. Selain membaca mandiri, anak-anak juga diajak mengikuti sesi storytelling yang dibawakan secara interaktif oleh panitia, dilanjutkan dengan sesi belajar bersama untuk mendampingi tugas maupun materi sekolah.
“Kami sengaja mengemas kegiatan ini santai dan interaktif, supaya anak-anak tidak merasa seperti belajar formal. Storytelling kami pilih karena bisa sekaligus melatih imajinasi dan kemampuan menyimak mereka,” ujar Naufal.
Respons Positif Warga dan Anak-Anak
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga RW 12. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari memilih buku bacaan hingga aktif menjawab pertanyaan seputar cerita yang didongengkan. Orang tua yang mengantar anak-anaknya juga menyampaikan apresiasi atas adanya ruang belajar tambahan bagi putra-putri mereka di lingkungan RW.
Naufal berharap semangat membaca dan belajar yang telah dibangun melalui PELITA dapat terus berlanjut meski program BBK telah selesai. “Harapan kami, pojok baca ini bisa terus dimanfaatkan warga meski program BBK sudah berakhir, sehingga budaya literasi di RW 12 semakin tumbuh dan anak-anak punya ruang belajar yang menyenangkan,” harapnya.