Detail Artikel

Dukung SDG 3 dan SDG 10, Mahasiswa KKN-BBK UNAIR Tingkatkan Pelayanan Posyandu di Desa Kumpulrejo, Tuban

ANANDA KUSUMA MAHENDRA (Mahasiswa) Dipublikasikan 20 July 2026
Dukung SDG 3 dan SDG 10, Mahasiswa KKN-BBK UNAIR Tingkatkan Pelayanan Posyandu di Desa Kumpulrejo, Tuban

Intip bagaimana keseruan pelayanan pemantauan tumbuh kembang dan deteksi dini stunting bagi 74 balita guna mewujudkan target SDG 3 dan

Pada Kamis (16/7/2026) pukul 09.00 WIB, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) Universitas Airlangga turut membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu di Dusun Tawun, Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. Kegiatan ini merupakan bentuk Tridharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi ilmu yang telah diperoleh mahasiswa selama perkuliahan, khususnya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Dusun Tawun sendiri merupakan wilayah yang aktif dalam program kesehatan desa, dengan terdapat sekitar 90 balita yang menjadi sasaran rutin pemantauan tumbuh kembang.

Pelaksanaan Posyandu diawali dengan pengumpulan buku Posyandu oleh ibu-ibu yang hadir sebagai media pencatatan riwayat kesehatan balita. Selanjutnya, mahasiswa KKN-BBK bersama kader Posyandu dan bidan desa membantu proses pelayanan terhadap 74 balita yang hadir. Pelayanan meliputi pengukuran panjang badan, tinggi badan, dan berat badan sebagai langkah penting dalam deteksi dini stunting, hingga pencatatan hasil pengukuran ke dalam buku Posyandu. Selain itu, dilakukan pula pelayanan imunisasi bagi anak yang telah memenuhi usia sesuai jadwal imunisasi nasional.

Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa berperan aktif membantu kelancaran pelayanan Posyandu sehingga proses pemeriksaan dapat berlangsung lebih efektif. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama masa perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus meningkatkan pengalaman dalam pelayanan kesehatan primer berbasis komunitas.

"Kehadiran mahasiswa sangat membantu proses pelayanan Posyandu, terutama dalam mempercepat antrean pengukuran dan pencatatan data 74 balita yang hadir hari ini. Dengan adanya bantuan dari mahasiswa, pelayanan menjadi lebih tertib dan efisien," ungkap Bidan Anik, salah satu koordinator Posyandu Dusun Tawun.

Sementara itu, Ananda.K.M, selaku perwakilan mahasiswa KKN-BBK UNAIR menyatakan bahwa keterlibatan ini bukan sekadar tugas akademik. "Kami berharap kehadiran kami di sini bisa memberikan dampak langsung, terutama dalam membantu mendeteksi risiko stunting sejak dini dan mendukung target SDG 3 (Good Health and Well-being) serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) di desa ini," tuturnya.

Kegiatan kolaboratif antara mahasiswa KKN-BBK 8 Universitas Airlangga, bidan desa, kader Posyandu, dan masyarakat ini menjadi wujud sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa. Pemantauan pertumbuhan melalui pengukuran antropometri serta pemberian imunisasi secara rutin merupakan langkah esensial dalam menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.