Detail Artikel

Liburan Produktif dengan Praktik Kepustakawanan: Penerapan Teori Kepustakawanan melalui Magang Kerja Sama di Perpustakaan Wahana Baca SMP Negeri 41 Surabaya

ALYSSA PUTRI RACHMAWATI (Mahasiswa) MAULIDA FADHILLAH (Mahasiswa) Dipublikasikan 19 August 2026
Liburan Produktif dengan Praktik Kepustakawanan: Penerapan Teori Kepustakawanan melalui Magang Kerja Sama di Perpustakaan Wahana Baca SMP Negeri 41 Surabaya

Mahasiswa Ilmu Informasi dan Perpustakaan (IIP) Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan magang mandiri di Perpustakaan SMPN 41 Surabaya.

Teori kepustakawanan yang didapat dalam ruang kelas perkuliahan, kini diterapkan secara langsung melalui kegiatan program Magang Kerja Sama. Lima mahasiswa semester 4 Program Studi Ilmu Informasi dan Perpustakaan, Universitas Airlangga, yaitu Indah Nur Maulidya, Alya Karunia, Rareta Saqina, Alyssa Putri Rachmawati, dan Maulida Fadhillah, memanfaatkan momentum liburan semester untuk memperdalam praktik pengelolaan perpustakaan dalam kegiatan Magang Kerja Sama dengan SMP Negeri 41 Surabaya pada 15 Juli-15 Agustus 2026. Dalam kurun waktu satu bulan tersebut, mahasiswa merasakan langsung dinamika kerja di lingkungan Perpustakaan Wahana Baca SMP Negeri 41 Surabaya yang melayani kebutuhan literasi siswa serta menangani beragam persoalan pengelolaan koleksi dengan adanya pendampingan dari kepala perpustakaan dan juga pustakawan Perpustakaan Wahana Baca SMP Negeri 41 Surabaya, yakni Ibu Reny  Rohmawati, S.Pd dan Kak Putri Puspita Laras A.Md.

Selama menjalani magang di Perpustakaan SMPN 41 Surabaya, peserta magang turut berkontribusi dalam pengelolaan perpustakaan untuk mendukung kebutuhan akreditasi. Peserta magang membantu melakukan pendataan daftar pengunjung, daftar pembaca, serta daftar peminjaman sebagai bagian dari dokumentasi aktivitas perpustakaan sebagai salah satu kebutuhan akreditasi. Peserta magang juga mempelajari dan menerapkan pendataan koleksi buku dan data anggota melalui INLISLite, sistem berbasis web untuk membantu pengelolaan data dan layanan perpustakaan.  Selain itu, peserta magang terlibat dalam berbagai proses pengolahan bahan pustaka seperti klasifikasi dan katalogisasi koleksi. Kegiatan pengolahan juga mencakup pemasangan barcode dan RFID, pelabelan punggung buku serta shelving atau penataan koleksi pada rak sesuai dengan klasifikasinya.  Kegiatan pengelolaan koleksi juga dilakukan pada buku-buku yang belum tercatat dalam sistem INLISLite. Hal ini dilakukan mengingat SMPN 41 Surabaya tidak hanya memiliki perpustakaan dengan ribuan koleksi, tetapi juga sejumlah pojok baca yang tersebar di berbagai area sekolah, sehingga diperlukan pengelolaan koleksi secara menyeluruh. Peserta magang membantu mengidentifikasi dan mendata koleksi dari berbagai pojok baca tersebut agar dapat dikelola dan diintegrasikan ke dalam sistem perpustakaan. Di samping kegiatan pengolahan koleksi, peserta magang juga membantu pendistribusian buku pelajaran kepada siswa tahun ajaran baru. Tidak hanya berkegiatan dalam bidang kepustakawanan, peserta magang juga menyelenggarakan rangkaian kegiatan literasi, yaitu sosialisasi pengelolaan arsip pribadi yang ditujukan untuk seluruh murid kelas IX sebagai persiapan pendaftaran jenjang lanjut. workshop pembuatan proposal bersama Duta Literasi SMPN 41, dan library tour yang dikemas dengan demonstrasi mengenai pentingnya literasi pada siswa baru kelas VII SMPN 41 Surabaya. Ketiga kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus mendukung peningkatan literasi siswa-siswi SMPN 41 Surabaya. Kegiatan magang ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis praktik, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara mahasiswa Universitas Airlangga dan SMPN 41 Surabaya dalam mendukung pengembangan perpustakaan dan budaya literasi di lingkungan sekolah.

Kepala pepustakaan dan juga pustakawan Perpustakaan Wahana Baca SMP Negeri 41 Surabaya menyampaikan kesan positif terhadap keterlibatan mahasiswa selama kegiatan magang berlangsung. Menurut Ibu Reny  Rohmawati, S.Pd, selaku Kepala Perpustakaan SMP Negeri 41 Surabaya, kehadiran mahasiswa magang memberikan kontribusi positif bagi perpustakaan. Beliau menyampaikan bahwa "Perpustakaan sudah banyak dibantu dalam pengelolaan, misalnya pemberian label, terus membantu pengembalian buku paket anak-anak, kemudian kegiatan yang paling berkesan sebenernya di kegiatan workshop dan sosialisasi arsip karena sangat bermanfaat untuk anak kelas 9 yang sebentar lagi akan lulus." Lebih lanjut, beliau berharap agar "Harapan saya sensiri untuk perpustakaan SMP 41 semoga terus berkembang, baik dari programnya maupun kegiatan literasinya, jadi anak-anak semakin suka baca buku dan punya jiwa yang tertarik sama ilmu pengetahuan." 

Kak Putri Puspita Laras A.Md, selaku pustakawan yang mendampingi mahasiswa selama kegiatan magang berlangsung, turut menyampaikan pandangannya. Menurutnya, "Saya sangat senang sekali, terbantu sekali terutama dalam hal pengelolaan perpus ya.. banyak sekali kan buku-buku dibantu untuk bisa diinput bukunya dan juga memilah buku yang baik untuk anak-anak juga." Ia juga berpesan agar "Untuk anak-anak lulusan IIP nanti jangan minder ya, walaupun kalian hanya lulusan S1 perpustakaan biasanya kan dipandang sebelah mata tuh di masyarakat, jangan minder pokoknya harus terus semangat dan buktikan kalau kalian itu bisa sukses di masyarakat nanti." 

Melalui kegiatan magang ini, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam menerapkan ilmu kepustakawanan yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam praktik secara langsung. Mahasiswa juga memahami penggunaan INLISLite dalam pengelolaan perpustakaan serta menerapkan klasifikasi dan katalogisasi koleksi. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman yang lebih nyata mengenai pengelolaan perpustakaan sekaligus memperkenalkan mahasiswa pada dunia kerja dan peran pustakawan di lingkungan sekolah.