Bangun Ruang Kerja Positif, Mahasiswa Psikologi UNAIR Magang MBKM di Kanwil DitjenPas Jatim
Mahasiswa Psikologi UNAIR memberikan edukasi motivasi kepada Warga Binaan Rutan Kelas I Surabaya melalui kegiatan interaktif Rabu (22/07/2026). (Foto: Dokumentasi)
UNAIR NEWS – Tiga mahasiswa Fakultas Psikologi, Program Studi Psikologi, Universitas Airlangga (UNAIR) menjalani program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur (Kanwil DitjenPas Jatim) pada 6–31 Juli 2026. Magang ini mengangkat tema “Transformasi Ruang Kerja Positif: Mengukur Stres dan Membangun Motivasi di Kantor”, sejalan dengan perhatian psikologi industri dan organisasi terhadap kesejahteraan psikologis pegawai di lingkungan kerja formal, termasuk instansi pemasyarakatan yang memiliki tantangan kerja tersendiri.
Program magang diawali dengan orientasi lingkungan kerja di Kanwil DitjenPas Jawa Timur guna memberikan gambaran menyeluruh mengenai tugas dan tanggung jawab instansi pemasyarakatan. Selanjutnya, ketiga mahasiswa berkunjung ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya untuk melaksanakan sejumlah kegiatan intervensi psikologis, di antaranya observasi lapangan, pemasangan mading motivasi, pelatihan teknik relaksasi, serta program “Wall of Hope” yang dirancang khusus untuk membangun motivasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Tidak hanya berfokus pada Warga Binaan, mahasiswa juga mengukur stresor peran kerja pegawai melalui Survey Role Stressor Scale (SRSS). Skala ini merupakan versi adaptasi dalam bahasa Indonesia dari skala asli yang di kembangkan oleh Peterson dkk. (1995). Data yang diperoleh nantinya akan diolah lebih lanjut menjadi bahan artikel ilmiah, sehingga hasil magang ini memiliki kontribusi akademis sekaligus manfaat praktis bagi instansi.
Program ini turut mendukung capaian sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pengelolaan stres pegawai dan penguatan motivasi Warga Binaan, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat terciptanya lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan tata kelola di instansi pemasyarakatan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama magang berlangsung. “Jadilah penyambung lidah kepada masyarakat bahwa pemasyarakatan terus memberikan manfaat melalui berbagai program pembinaannya,” ujarnya.
Melalui pengalaman ini, ketiga mahasiswa berharap dapat memperkuat kesiapan profesional di bidang psikologi, khususnya psikologi industri dan organisasi. Mereka juga mengajak mahasiswa lain untuk tidak ragu menjajaki peluang magang di instansi pemerintahan sebagai sarana pengembangan kompetensi sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat.
Berita ini mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.
#SDG3 #GoodHealthAndWellBeing #SDG8 #DecentWorkAndEconomicGrowth #SDG16 #PeaceJusticeAndStrongInstitutions #SDGsUNAIR