Detail Artikel

SALMON 2026 Kenalkan Pemasaran Digital kepada UMKM Desa Begaganlimo melalui Digital Marketing for Village UMKM

RAYA RAMBU SYAWALA AISYAHRA (Mahasiswa) Dipublikasikan 26 August 2026
SALMON 2026 Kenalkan Pemasaran Digital kepada UMKM Desa Begaganlimo melalui Digital Marketing for Village UMKM

SALMON 2026 membekali pelaku UMKM Begaganlimo dengan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan usaha, Sabtu (8/8/2026). (Foto: Dokumentasi Panitia)

Dari Promosi Konvensional, Menuju Jangkauan Pasar yang Lebih Luas

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan pada cara pelaku usaha memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Hal ini juga menjadi perhatian dalam program Digital Marketing for Village UMKM yang dilaksanakan SALMON melalui Bidang Ekonomi pada 8 Agustus 2026 di Desa Begaganlimo. Kegiatan ini ditujukan bagi pelaku UMKM desa agar dapat mengenal cara sederhana memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan usaha, khususnya dalam memperkenalkan produk dan menjangkau calon konsumen yang lebih luas.

Selama ini, promosi usaha tidak selalu harus dilakukan melalui cara yang rumit. Hal-hal sederhana seperti bagaimana sebuah usaha dikenali, bagaimana produk ditampilkan, hingga bagaimana konsumen menemukan lokasi usaha dapat menjadi bagian penting dalam pemasaran. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diperkenalkan pada beberapa aspek yang dekat dengan kebutuhan usaha sehari-hari. Salah satunya adalah branding, yang membantu usaha memiliki identitas yang lebih jelas dan mudah dikenali oleh konsumen.

Selain branding, peserta juga dikenalkan dengan pemanfaatan Google Maps agar lokasi usaha dapat ditemukan dengan lebih mudah. Materi mengenai teknik foto produk sederhana turut diberikan untuk membantu pelaku UMKM menampilkan produknya secara lebih menarik. Peserta kemudian diperkenalkan dengan pembuatan poster promosi dan penggunaan media sosial sebagai sarana untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas. Berbagai materi tersebut disampaikan dengan pendekatan yang sederhana agar dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh peserta dalam kegiatan usaha mereka.

“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu pelaku UMKM lebih mengenal dan memanfaatkan teknologi digital, sehingga produk-produk dari Begaganlimo bisa semakin dikenal dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujar Bapak Matadi selaku Kepala Desa Begaganlimo.

Lebih dari sekadar mengenalkan platform digital, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dapat dimulai dari langkah-langkah kecil. Lokasi usaha yang mudah ditemukan di Google Maps, foto produk yang lebih menarik, identitas usaha yang konsisten, hingga poster promosi yang informatif dapat menjadi cara bagi UMKM untuk mulai membangun kehadiran di ruang digital.

Upaya tersebut sejalan dengan SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan usaha masyarakat. Melalui pengetahuan yang diperoleh, pelaku UMKM diharapkan dapat mulai menerapkan pemasaran digital sesuai dengan kebutuhan masing-masing usaha. Dengan begitu, teknologi tidak hanya menjadi sesuatu yang dikenalkan dalam kegiatan, tetapi dapat digunakan sebagai alat untuk mendukung perkembangan usaha secara nyata.

Pada akhirnya, Digital Marketing for Village UMKM menjadi salah satu langkah SALMON 2026 dalam mendorong pelaku usaha Desa Begaganlimo agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Dari hal-hal sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari, terbuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas dan memiliki jangkauan pasar yang lebih besar.