SALMON 2026 Hadirkan Smart Learning Camp, Bawa Pengalaman Belajar yang Lebih Seru ke SDN Begaganlimo
Siswa SDN Begaganlimo mengasah kreativitas melalui permainan dan tantangan edukatif dalam Smart Learning Camp, 6–7 Agustus 2026. (Foto: Dokumentasi Panitia)
Belajar dengan Cara yang Berbeda, Bertumbuh melalui Berbagai Pengalaman
Belajar tidak selalu harus berlangsung di balik meja dengan buku dan lembar soal. Hal tersebut coba dihadirkan melalui Smart Learning Camp, salah satu program kerja Bidang Pendidikan Social and Learning Activity with Morality for Nation (SALMON) yang dilaksanakan pada 6–7 Agustus 2026 di SDN Begaganlimo. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 1 hingga kelas 6 dengan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dunia anak. Melalui permainan, kreativitas, literasi, hingga berbagai tantangan, siswa diajak untuk tetap aktif belajar sekaligus menikmati prosesnya.
Dari Permainan, Kreativitas, hingga Tantangan yang Mengasah Kemampuan
Selama dua hari, kegiatan dirancang dengan menyesuaikan tingkat perkembangan siswa. Siswa kelas 1 hingga 3 mendapatkan materi melalui kuis, kegiatan literasi, kolase, serta permainan seperti Memory Test, Brain Test, dan Fun Quiz. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar sambil bermain dan melatih kemampuan mereka dengan cara yang lebih ringan.
Sementara itu, siswa kelas 4 hingga 6 mendapatkan tantangan yang lebih beragam. Mereka diajak membuat puisi dan kolase, mengikuti permainan matematika, serta menyelesaikan brain test. Kegiatan juga dilengkapi dengan pembuatan berbagai karya seperti pasporasea dan flash card. Tidak hanya berfokus pada kegiatan di dalam kelas, siswa turut diajak menghias pojok baca sehingga ruang belajar dapat terasa lebih menarik dan nyaman.
Mengasah Kemampuan, Menumbuhkan Keberanian untuk Mencoba
Bagi siswa, berbagai tantangan yang diberikan bukan hanya tentang mendapatkan jawaban yang benar. Ada proses mengingat, mencoba kembali ketika mengalami kesulitan, berdiskusi dengan teman, hingga berani menunjukkan hasil pekerjaan. Pada hari kedua, siswa kelas 1–3 kembali diajak mengikuti Memory Test, Brain Test, dan Fun Quiz. Sementara itu, siswa kelas 4 dan 5 menghadapi Brain Test, Fun Quiz, serta tantangan matematika menggunakan Rubik Math. Siswa kelas 6 juga mendapatkan Fun Brain Test dengan memanfaatkan media sederhana seperti tusuk gigi dan koin untuk memecahkan persoalan secara langsung.
"Kakak-kakak di sini memang hanya sebentar mengajar kalian. Namun, Kakak di sini berharap dan berdoa agar kebermanfaatan ilmu yang Kakak ajarkan bisa menjadi bekal yang kekal untuk menemani proses kalian," ujar Alief Fibi Yanto, selaku Kepala Bidang Pendidikan SALMON 2026.
Melalui Smart Learning Camp, proses belajar kemudian tidak berhenti pada materi yang diberikan selama dua hari. Anak-anak mendapatkan kesempatan untuk mengenal cara belajar yang berbeda, sekaligus mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan berpikir, dan keberanian untuk mencoba. Pendekatan tersebut sejalan dengan SDGs 4 (Quality Education) yang mendorong terciptanya pendidikan berkualitas dan pengembangan kemampuan siswa secara menyeluruh.
Pada akhirnya, Smart Learning Camp tidak hanya meninggalkan lembar soal maupun hasil karya. Lebih dari itu, kegiatan ini memberikan pengalaman bahwa belajar dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Mencoba, bertanya, bermain, dan berkreasi menjadi bagian dari proses yang membantu anak-anak terus berkembang, sekaligus membuat kegiatan belajar terasa lebih dekat dengan kehidupan mereka.