Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan SDGS 4, BEM UNAIR Gelar Program Pembelajaran Interaktif Pelita Aksara di Desa Dilem
Panitia Pelita Aksara mendampingi anak-anak SD belajar bersama dan menyelesaikan latihan soal di Balai Desa Dilem. (Foto: Dok. Panitia)
Pendidikan dasar merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi muda yang cerdas, adaptif, dan berkarakter. Menyadari pentingnya hal tersebut, panitia pengabdian masyarakat menginisiasi program bimbingan belajar dan literasi bertajuk Pelita Aksara. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin mulai tanggal (18/08/26) hingga (24/08/26), bertempat di Balai Desa Dilem.
Program Pelita Aksara dirancang secara khusus untuk mendampingi anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) di sekitar wilayah Balai Desa Dilem. Setiap harinya, kegiatan bimbingan belajar ini dimulai pada malam hari, yakni pukul 18.30 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Jangka waktu ini dimanfaatkan secara efektif untuk membantu para siswa memperdalam materi sekolah sekaligus menyelesaikan berbagai tantangan belajar yang mereka hadapi.
Wujud Nyata Dukungan Terhadap SDGs No. 4
Kegiatan ini mengusung misi besar dalam mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui pendekatan yang inklusif, Pelita Aksara berupaya memastikan seluruh anak mendapatkan pendampingan belajar yang merata dan berkualitas tanpa terkecuali. Mata pelajaran yang diajarkan dalam program ini sangat beragam dan komprehensif, mencakup Matematika, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), serta dilengkapi dengan sesi pengembangan kreativitas melalui menggambar dan mewarnai.
"Antusiasme anak-anak SD di Desa Dilem sangat luar biasa sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat dan ketekunan. Bahkan menariknya, setiap kali berhasil menyelesaikan soal, mereka justru aktif minta latihan dan soal tambahan ke kami," ungkap Naz. Guna menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, panitia tidak hanya mengandalkan buku atau modul bawaan dari sekolah siswa semata. Panitia secara khusus menyiapkan dan mengombinasikannya dengan modul-modul ajar interaktif yang telah dirancang untuk mempermudah pemahaman konsep.
Lebih dari Sekadar Ruang Belajar
Pelita Aksara tidak sekadar menjadi tempat untuk mengasah kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Lebih dari itu, program ini menjadi ruang cerita, ruang tawa, serta wadah interaksi sosial yang hangat antara siswa sekolah dasar dengan para panitia Jagawana. "Melalui keberlanjutan program bimbingan rutin ini, kami berharap anak-anak di Desa Dilem dapat memahami materi sekolah dengan jauh lebih baik, mengatasi kesulitan belajar sejak dini, serta terus memiliki motivasi tinggi untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya," ujar Naz.
#SDG4 #QualityEducation #SDGsUNAIR #Jagawana