Bergerak Bersama, Berkarya untuk Desa: Langkah Tulus HIMATRIK UNAIR Ukir Cerita dan Berbagi Bahagia
HIMATRIK UNAIR sukses menggelar Abdi Desa 2026 di Kedungudi melalui edukasi anak, penguatan UMKM, dan inovasi teknologi pertanian.
MOJOKERTO – Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (HIMATRIK) Fakultas Vokasi Universitas Airlangga sukses menggelar program pengabdian masyarakat bertajuk Abdi Desa (ABDES) 2026 di Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Mengusung semangat "Bergerak Bersama, Berkarya untuk Desa", kegiatan yang berlangsung selama tiga hari penuh pada 21–23 Agustus 2026 ini menghadirkan berbagai aksi nyata dan bermakna untuk pendidikan dasar anak, pengembangan branding UMKM, hingga pengenalan inovasi teknologi pertanian warga.
Keceriaan dan kehangatan memuncak pada hari kedua saat mahasiswa terjun langsung mendampingi para siswa di SDN Kedungudi. Rangkaian kegiatan pagi diawali dengan agenda senam bersama di lapangan, sesi interaktif belajar mengajar di dalam kelas, serta edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik sejak usia dini. Antusiasme anak-anak terus berlanjut hingga sore hari pada area Balai Desa yang dipenuhi oleh gelak tawa melalui pembelajaran bahasa Inggris interaktif, aneka permainan tradisional, nonton bareng sains, hingga kreasi seni mozaik kertas warna-warni.
wahyu, salah seorang siswa kelas 2 SDN Kedungudi, tak dapat menyembunyikan rasa senang dan antusiasmenya selama mengikuti seluruh kegiatan edukatif tersebut.
"Seru sekali kakak-kakak mahasiswa datang dan menginap di desa kami. Tadi diajarin bahasa Inggris sambil main game seru, terus diajari cara memilah buang sampah yang benar. Paling seru waktu nonton video sains dan bikin mozaik warna-warni bareng teman-teman. kita semua gembira dan berharap kakak-kakak bisa main ke sini lagi," tutur Wahyu.
Selain fokus menabur inspirasi bagi generasi muda, ABDES 2026 turut menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi dan sektor pertanian desa. Mahasiswa memberikan pendampingan branding bagi UMKM olahan biji kopi lokal serta menggelar demonstrasi alat spray elektrik pada hari terakhir. Inovasi tepat guna ini dirancang khusus untuk mempermudah para petani dalam menyemprotkan cairan pupuk maupun pestisida secara lebih merata, praktis, cepat, dan hemat tenaga fisik.
Seluruh rangkaian acara resmi ditutup dengan agenda closing ceremony dan foto bersama di Balai Desa Kedungudi bersama jajaran perangkat desa setempat. Inisiatif nyata ini menjadi bukti komitmen HIMATRIK UNAIR dalam mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung, membekas di hati warga, dan berkelanjutan bagi kemajuan desa.