Detail Artikel

Mahasiswa UNAIR Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Halal

ALRIFKY ZAIDAN MAHARDIKA (Mahasiswa) Dipublikasikan 01 September 2026
Mahasiswa UNAIR Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Halal

Bantu UMKM lokal naik kelas dan berdaya saing, BEM FEB UNAIR bersama Pusat Halal UNAIR fasilitasi pendamping sertifikasi halal


(UNAIR NEWS) - Kurangnya pemahaman komprehensif mengenai alur birokrasi sertifikasi serta minimnya ketersediaan tenaga pendamping yang kompeten kerap menjadi kendala utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah untuk naik kelas. Merespons hambatan legalitas tersebut, Tim Bina Abdi Desa 2026 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan Halal Experience and Development Day di Kabupaten Lumajang.


Kegiatan pemberdayaan ekonomi dan penguatan kapasitas masyarakat ini secara spesifik menargetkan sekitar tiga puluh pelaku UMKM lokal. Bekerja sama langsung dengan Pusat Halal UNAIR, mahasiswa memberikan materi mendalam terkait urgensi sertifikasi halal. Sesi ini membedah secara rinci kelengkapan dokumen persyaratan apa saja yang wajib dipersiapkan oleh para pelaku usaha sebelum mengajukan proses sertifikasi untuk produk unggulan mereka.
Perwakilan dari Pusat Halal (P3H) UNAIR, Mas Adam, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi strategis antara mahasiswa dan lembaga.

"Pendampingan sertifikasi halal di tingkat daerah bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan langkah krusial untuk memastikan produk lokal memiliki daya saing tinggi dan standar kualitas yang terjamin. Melalui Sinergi dengan Tim Bina Abdi Desa FEB UNAIR, kami memastikan para pelaku UMKM mendapatkan asistensi yang tepat sasaran serta melahirkan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) baru yang siap mengawal kepatuhan standar halal secara berkelanjutan," ujar Mas Adam.

Tidak berhenti pada pemaparan teori, kegiatan edukatif ini dilanjutkan dengan pelatihan intensif untuk mencetak Pendamping Proses Produk Halal (P3H). Para peserta mendapatkan pembekalan teknis mengenai peran krusial seorang pendamping. Mereka dilatih tata cara melakukan pendampingan yang akurat, mulai dari teknik pemeriksaan bahan baku, pengawasan proses produksi, hingga memastikan pemenuhan indikator produk halal sesuai regulasi.


Sebagai bukti nyata kontribusi program, kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para pelaku UMKM yang telah sukses merampungkan proses sertifikasi halal. Penyerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus penanda bahwa pendampingan yang diberikan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi menghasilkan capaian legalitas yang dapat langsung dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Dengan adanya sertifikat halal, pelaku UMKM memiliki dasar legalitas yang lebih kuat dalam memasarkan dan mengembangkan produk mereka di tengah meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap produk yang terjamin kehalalannya.


Secara dampak (impact) jangka pendek, pelatihan ini terbukti efektif memfasilitasi percepatan proses sertifikasi halal UMKM sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai tahapan, dokumen, dan standar yang perlu dipenuhi. Di sisi lain, pembekalan bagi Pendamping Proses Produk Halal (P3H) turut memperluas kapasitas sumber daya manusia yang dapat membantu pelaku UMKM dalam proses sertifikasi secara lebih mandiri dan terarah. Kehadiran tenaga pendamping yang memiliki pemahaman teknis diharapkan dapat mengurangi hambatan administratif serta mempermudah pelaku usaha dalam memastikan pemenuhan persyaratan produk halal.


Untuk dampak jangka panjang, legalitas halal ini diproyeksikan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat daya saing dan nilai jual produk UMKM. Sertifikasi halal juga dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas, baik melalui pasar lokal maupun kanal distribusi yang memiliki persyaratan legalitas tertentu. Dengan meningkatnya kualitas tata kelola dan kepatuhan terhadap standar produk, pelaku UMKM diharapkan semakin siap mengembangkan usahanya secara profesional dan berkelanjutan.


Berita ini mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. #SDG8 #DecentWorkAndEconomicGrowth #SDGsUNAIR