Tarian Yamko Rambe Yamko Warnai Penutupan BBK Internasional UNAIR di UMT Terengganu Mendukung SDG 17
Mahasiswa UNAIR tampilkan tari Yamko Rambe Yamko di UMT Malaysia, perkuat diplomasi budaya dan kemitraan pendidikan (SDG 17).
Sebanyak 12 mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang tergabung dalam program Belajar Bersama Komunitas (BBK) Internasional berhasil memukau para hadirin melalui penampilan tari tradisional asal Papua, Yamko Rambe Yamko, pada acara penutupan (majlis penutup) yang digelar di Dewan Jamuan Senat Canselori, Universiti Malaysia Terengganu (UMT), Minggu (9/8/2026). Penampilan ini menjadi momen puncak dari rangkaian program kolaborasi internasional antara UNAIR dan UMT, yang disaksikan langsung oleh civitas akademika UMT dalam suasana penuh kehangatan dan antusiasme.
Tarian ini dipersiapkan mahasiswa di sela-sela kegiatan lapangan, dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Damai Arum Pratiwi, S.KM., M.KM. Yamko Rambe Yamko dipilih karena mudah dipahami dan diikuti, sehingga tercipta interaksi langsung antara penari dan penonton UMT yang turut bertepuk tangan mengikuti alunan lagu.
Kamila Mahfudza A P, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR sekaligus salah satu penari, mengaku momen ini berkesan dalam memperkenalkan budaya Indonesia kepada mitra internasional.
“Menari jauh dari tanah air membuat kami sadar budaya tidak butuh terjemahan untuk menyentuh orang lain. Melihat seluruh ruangan ikut bertepuk mengikuti irama kami, rasanya seperti Indonesia dan Malaysia sedang berjoget dalam ketukan yang sama,” ujarnya.
Kamila menambahkan, kesederhanaan tarian justru menjadi kekuatannya.
“Semua orang di ruangan bisa ikut bertepuk dan tersenyum bersama, tanpa harus mengerti liriknya. Itu bentuk diplomasi budaya yang paling jujur,” katanya.
Melalui penampilan ini, mahasiswa UNAIR tidak hanya memperkenalkan kesenian daerah, tetapi juga memperkuat kerja sama lintas negara antara UNAIR dan UMT. Program BBK Internasional menjadi wadah membangun relasi antarbudaya sekaligus mempererat kemitraan pendidikan kedua institusi, sekaligus membuka peluang kolaborasi lanjutan di masa mendatang.
“Kami berharap momen ini bisa menjadi jembatan untuk kolaborasi yang lebih besar ke depannya, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun budaya antara UNAIR dan UMT,” tutup Kamila.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 17 Partnerships for the Goals (kemitraan untuk mencapai tujuan).
#SDG17 #PartnershipsForTheGoals #SDGsUNAIR #KKNBBK8