Fakultas Vokasi UNAIR Dorong Literasi Kesehatan Ibu-Ibu PKK di Desa Kedungsukodani Sidoarjo
Sidoarjo, 30 Agustus 2026 - Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui Program “Empowering Women in Public Health: Penguatan Literasi Informasi Kesehatan Keluarga di Era Digital” di Balai Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbedo, Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Advancing Synergy and Collaboration for Engagement and Network Development (ASCEND) with European Union Centre. Melibatkan Narasumber yaitu Praja Firdaus Nuryananda dengan membawa nilai EU Deal in Digital Health Literacy yang disesuaikan dan dikemas dalam berbagai kegiatan sehari-hari untuk memudahkan ibu-ibu menjadi salah satu peran penting wanita dalam bidang kesehatan masyarakat. Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memperoleh dan memahami informasi kesehatan kehidupan sehari-hari.
Sejumlah 44 ibu PKK dari Desa Kedungsukodani turut mengikuti rangkaian kegiatan. Sebelum pemeriksaan kesehatan dilakukan, peserta terlebih dahulu mengikuti pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai beberapa isu kesehatan, yakni asam urat, diabetes, dan gula darah.
pretest tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan karena tidak hanya memberikan gambaran mengenai pemahaman peserta sebelum memperoleh edukasi, tetapi juga menjadi dasar untuk melihat sejauh mana pengetahuan mengenai kesehatan yang dimiliki oleh masyarakat sebelumnya.
Setelah menyelesaikan pretest, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pemeriksaan meliputi pengecekan asam urat, diabetes, dan gula darah. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi ibu-ibu PKK untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus meningkatkan perhatian terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan akses pemeriksaan kesehatan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu-ibu PKK dalam memahami informasi kesehatan sehingga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tiara Kusumaningtiyas, selaku Ketua Pengabdian Masyarakat berkolaborasi dengan tim Anggota yaitu Nur Septia Handayani dan Dwi Setiani Sumardiko, tentu dengan melibatkan mahasiswa-mahasiswa dari Prodi D4 Kearsipan dan Informasi Digital dan D4 Teknologi Laboratorium Medis.
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan juga menjadi bentuk pendekatan preventif dalam menjaga kesehatan keluarga. Sebagai pihak yang memiliki peran penting dalam keluarga, peningkatan pengetahuan dan kesadaran kesehatan bagi perempuan diharapkan dapat turut mendorong kebiasaan hidup sehat di lingkungan rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Vokasi UNAIR tidak hanya menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menempatkan literasi informasi kesehatan sebagai bagian penting dari pemberdayaan masyarakat. Kemampuan memahami informasi kesehatan secara tepat menjadi semakin diperlukan di tengah derasnya informasi kesehatan yang beredar di ruang digital.
Program Empowering Women in Public Health di Desa Kedungsukodani diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sekaligus mendorong perempuan agar semakin aktif dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan kesehatan diri dan keluarganya.