Mahasiswa KKN UNAIR Mengadakan Bimbingan Karier Siswa melalui Program PELITA
Lumajang – Mahasiswa KKN BBK 8 Universitas Airlangga Kelompok Oro Oro Ombo 1 melaksanakan Program PELITA (Pusat Edukasi Lanjutan dan Identifikasi Talenta Siswa) di SMP Nusantara Pronojiwo, Lumajang, pada 17–18 Juli 2026. Program ini dikembangkan sebagai upaya memperkuat layanan bimbingan karier di sekolah sekaligus mendorong kesiapan siswa dalam merencanakan pendidikan lanjutan sejak dini sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko anak tidak melanjutkan sekolah.
PELITA mengintegrasikan psikoedukasi, asesmen minat bakat, dan digitalisasi informasi pendidikan melalui dua rangkaian kegiatan, yaitu PELITA Digital Workshop bagi guru wali kelas dan seminar interaktif ‘Get to Know Your Dream’ bagi siswa kelas IX.melalui peran guru sebagai fasilitator, program ini juga dirancang agar pendampingan karier dapat terus berjalan meskipun kegiatan KKN telah berakhir .
Kegiatan diawali dengan PELITA Digital Workshop pada Jumat (17/7) di SMP Nusantara Pronojiwo. Workshop diikuti oleh tiga guru wali kelas IX serta sebelas guru mata pelajaran yang mengajar di tingkat tersebut. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan Program PELITA sekaligus menyerahkan database digital berbasis Google Spreadsheet yang berisi informasi sekolah lanjutan di dalam maupun luar Kabupaten Lumajang, informasi berbagai program beasiswa, serta panduan membaca hasil tes minat bakat.
Guru juga memperoleh pelatihan mengenai penggunaan platform tes minat bakat, mulai dari cara mengakses, mengerjakan asesmen, hingga menginterpretasikan hasilnya sebagai bahan pendampingan siswa. digitalisasi layanan ini diharapkan dapat mempermudah guru dalam memberikan informasi pendidikan sekaligus memperkuat pendampingan karier bagi siswa secara berkelanjutan.
Program tersebut juga mendapat respons positif dari para guru. Salah seorang wali kelas IX, Dewi Sartika, menyampaikan harapannya setelah mengikuti workshop.
"Kan anak-anak sekarang ini kan belum bisa (menentukan) mau ke mana gitu kan, kelebihannya apa. Nah, harapannya setelah ada pelatihan ini, untuk besok, anak-anak itu bisa mengerti, 'oh saya itu bakatnya di sini', gitu, dan nanti itu lanjutnya mau ke SMK atau SMA."
Hal senada disampaikan oleh Nanik Indrawati, yang menilai program ini dapat memperkuat peran guru dalam mendampingi siswa menentukan pilihan pendidikan.
"Secara pribadi saya sangat senang ya mas karena ini akan membantu kami sebagai guru bisa mengarahkan anak-anak, jadi setelah keluar dari SMP itu dia kadang itu bingung, 'saya ini cocoknya ke SMK atau SMA atau pesantren?' Jadi dengan tadi sosialisasi dari teman-teman UNAIR, kami punya gambaran, oh ternyata kita bisa mengarahkan seperti ini dari hasil yang sudah disampaikan."
Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada Sabtu (18/7) melalui seminar ‘Get to Know Your Dream’ yang diikuti siswa kelas IX SMP Nusantara Pronojiwo. Dalam seminar tersebut, siswa diajak memahami pentingnya mengenali minat, bakat, dan potensi diri sebagai dasar penyusunan rencana pendidikan dan karier.
Setelah sesi materi, siswa mengerjakan worksheet refleksi yang memuat identifikasi minat, bakat, potensi, kelebihan, kelemahan, cita-cita, serta hambatan yang mungkin dihadapi. Beberapa siswa kemudian mempresentasikan hasil refleksinya sebelum mengikuti tes minat bakat menggunakan telepon genggam masing-masing dengan pendampingan tim mahasiswa KKN. Hasil asesmen selanjutnya diserahkan kepada guru wali kelas sebagai bahan pendukung dalam layanan konsultasi dan pendampingan karier.
Sebagai bentuk komitmen terhadap rencana masa depan, siswa menuliskan cita-cita mereka pada sticky notes yang ditempelkan pada Wall of Dream. Melalui Program PELITA, mahasiswa KKN Universitas Airlangga bersama SMP Nusantara Pronojiwo berupaya membantu siswa mengenali minat, bakat, dan potensi diri, meningkatkan motivasi untuk melanjutkan pendidikan, serta memperkuat peran guru sebagai pendamping dalam proses perencanaan pendidikan lanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan layanan bimbingan karier yang lebih sistematis dan berkelanjutan di sekolah.
Program ini mendukung penerapan SDGs 4: Quality Education melalui penguatan layanan bimbingan karier yang membantu siswa merencanakan pendidikan lanjutan sejak dini sebagai salah satu upaya preventif menekan risiko anak tidak melanjutkan sekolah.
Tag: #SDGs4 #QualityEducation #KKNUNAIR #UniversitasAirlangga #BBK8UNAIR #BimbinganKarir #SMPNusantara #Pronojiwo #Lumajang