Detail Artikel

Tak Hanya Berikan Internet, Mahasiswa UNAIR Bekali Siswa SMA 2 Hadapi Era Digital

ANTINA INTANUNA SALSABILA (Mahasiswa) Dipublikasikan 01 October 2026
Tak Hanya Berikan Internet, Mahasiswa UNAIR Bekali Siswa SMA 2 Hadapi Era Digital

Mahasiswa UNAIR melaksanakan program CSR bersama SMA Negeri 2 Surabaya untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui edukasi teknologi dan pengembangan diri.

Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan rangkaian program CSR pada Mei hingga Juni 2026, yang berlokasi di SMA Negeri 2 Surabaya. Program tersebut berfokus pada upaya mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan, keterampilan komunikasi, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Pelaksanaan program turut memperoleh dukungan dari IM3 dalam penyediaan akses konektivitas untuk menunjang kebutuhan sekolah.

Upaya mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan diwujudkan melalui program “Digitalisasi Sekolah Bersama IM3” yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Surabaya, Jalan Wijaya Kusuma No. 48, Surabaya, pada Mei hingga Juni 2026. Program ini merupakan inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) dari beberapa perwakilan mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi, yang berfokus pada penguatan akses teknologi sekaligus peningkatan literasi dan kompetensi digital siswa. 

Program berangkat dari kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap perkembangan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Perkembangan tersebut tidak hanya membutuhkan kemampuan dalam menggunakan perangkat digital, tetapi juga pemahaman mengenai keamanan, etika, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab. Atas kebutuhan tersebut, rangkaian kegiatan dirancang dengan memadukan dukungan akses teknologi dan kegiatan edukatif.

Rangkaian Pelaksanaan Program 

Pada tahap awal, pelaksana melakukan observasi dan koordinasi bersama pihak SMA Negeri 2 Surabaya untuk mengidentifikasi kebutuhan serta menentukan bentuk kegiatan yang sesuai dengan kondisi siswa. Dukungan konektivitas kemudian diberikan melalui penyediaan dan sosialisasi HiFi Air. Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu menunjang aktivitas sekolah yang membutuhkan akses internet.

Selain dukungan konektivitas, siswa mengikuti sejumlah kegiatan edukatif yang membahas Cyber Crime, Content Creation, Public Speaking, Personal Branding, Career Path, dan Artificial Intelligence (AI). Materi diberikan untuk memperkenalkan berbagai kemampuan yang dapat digunakan siswa dalam menghadapi lingkungan digital dan mempersiapkan diri terhadap perkembangan dunia pendidikan maupun pekerjaan.

Kegiatan juga dilengkapi dengan aktivitas interaktif berupa lomba antarsiswa dan aktivasi booth. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi secara langsung dalam rangkaian program.

“Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan akses teknologi, tetapi juga bagaimana siswa dapat memahami dan memanfaatkan teknologi secara lebih positif. Karena itu, edukasi dan pengembangan keterampilan digital menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan,” ujar Syasya, salah satu anggota tim pelaksana..

Tim pelaksana juga turut mengadakan kegiatan shooting video profil SMA Negeri 2 Surabaya sebagai salah satu bentuk pemanfaatan media digital untuk memperkenalkan lingkungan, fasilitas, kegiatan, serta potensi yang dimiliki sekolah. Kegiatan tersebut dilakukan melalui proses pengambilan dokumentasi di sejumlah area sekolah dan aktivitas yang berlangsung di lingkungan SMA Negeri 2 Surabaya. Materi yang diperoleh kemudian dikembangkan menjadi video profil yang dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah sebagai media publikasi dan sarana untuk memperkenalkan identitas sekolah kepada masyarakat. Kehadiran video profil tersebut diharapkan dapat membantu sekolah menyampaikan informasi mengenai lingkungan dan berbagai kegiatan yang dimiliki melalui media digital secara lebih menarik dan mudah diakses.

Program CSR tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDG) 4: Quality Education melalui upaya memperluas akses terhadap teknologi sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital siswa. Penguatan literasi digital menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Rangkaian kegiatan diharapkan dapat memberikan bekal bagi siswa untuk memahami perkembangan teknologi secara lebih kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Kolaborasi antara sekolah, pelaksana program, dan mitra pendukung juga menjadi bagian dari upaya menciptakan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas, tetapi turut memperhatikan pengembangan kapasitas siswa.

Berita ini mendukung SDG 4: Quality Education (Pendidikan Bermutu).

#SDG4 #QualityEducation #SDGsUNAIR