Detail Artikel

Mahasiswa BBK UNAIR Dorong Digitalisasi UMKM Gapit Desa Sarangan untuk Mendukung SDG 8

GISKA KANAYA RUBY (Mahasiswa) Dipublikasikan 21 July 2026
Mahasiswa BBK UNAIR Dorong Digitalisasi UMKM Gapit Desa Sarangan untuk Mendukung SDG 8

Mahasiswa BBK Unair mendampingi pelaku UMKM gapit Desa Sarangan, Bojonegoro, pada 20 Juli 2026 melalui edukasi digitalisasi usaha

Bojonegoro, 20 Juli 2026 – Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Sarangan Kreasi Usaha melalui pendampingan kepada lima pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) gapit di Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan yang dilaksanakan secara langsung di rumah para pelaku usaha ini bertujuan membantu pengembangan identitas merek, memperkuat strategi pemasaran, serta mendorong digitalisasi UMKM agar produk khas Desa Sarangan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berdiskusi dengan para pelaku UMKM untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi. Hasil survei menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan penunjang penjualan masih belum optimal. Selain itu, sebagian pelaku UMKM masih belum memiliki identitas merek yang konsisten.

"Saya lebih sering menerima pesanan terlebih dahulu, jadi produk baru dibuat ketika ada yang memesan. Pembayarannya juga masih tunai karena uangnya bisa langsung dipakai untuk belanja bahan baku. Kalau harus menarik uang dari ATM, jaraknya cukup jauh," ujar Ibu Susilah, salah satu pelaku UMKM gapit Desa Sarangan.

Menanggapi kondisi tersebut, mahasiswa memberikan pendampingan mengenai pentingnya branding sebagai identitas produk sekaligus nilai tambah di mata konsumen. Tim menyusun rekomendasi pengembangan desain logo, memfasilitasi pembuatan titik lokasi usaha di Google Maps, serta mengenalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Selain itu, mahasiswa turut menyusun konten video produk dan memberikan edukasi mengenai pembayaran non-tunai melalui QRIS.

Meskipun pelaku usaha terbiasa menggunakan transaksi tunai, mahasiswa turut memberikan pemahaman bahwa QRIS dapat menjadi alternatif pembayaran yang memudahkan pelanggan sekaligus memperluas peluang transaksi. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan konsumen yang semakin terbiasa menggunakan metode pembayaran digital.

Kegiatan ini berlangsung melalui kolaborasi antara mahasiswa BBK Universitas Airlangga dan para pelaku UMKM Desa Sarangan. Pendampingan tersebut menghasilkan beberapa capaian, seperti rancangan desain logo baru, meningkatnya pemahaman mengenai branding, serta pengenalan pemanfaatan Google Maps dan media sosial untuk mendukung pemasaran produk.

Program Sarangan Kreasi Usaha merupakan wujud kontribusi mahasiswa BBK Universitas Airlangga dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth). Melalui pemberdayaan ini, UMKM di Desa Sarangan diharapkan mampu tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing produk lokal, dan memperluas peluang ekonomi masyarakat.

#SDG8 #DecentWorkAndEconomicGrowth #SDGsUNAIR