Guru MAN 1 Gresik Kuasai Media Ajar AI
Tim pengabdian masyarakat Statistika Unair menggelar pelatihan Canva AI dan Kahoot bagi guru MAN 1 Gresik pada Jumat (9/10/2026).
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi S1 Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Airlangga menggelar pelatihan Canva AI bagi 40 guru MAN 1 Gresik, Kecamatan Bungah, pada Jumat (9/10/2026) di lingkungan sekolah. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Literasi Guru MAN 1 Gresik Kecamatan Bungah melalui Penyusunan Media Pembelajaran dan Infografis Edukatif Menggunakan Canva AI”.
Pelatihan ini bagian dari Program Kemitraan Masyarakat Desa Binaan (PKM-DB) Tahun 2026 yang didukung Universitas Airlangga. Fokusnya membekali guru dengan keterampilan praktis membuat media pembelajaran visual dan infografis edukatif, sekaligus memanfaatkan Kahoot sebagai media evaluasi interaktif.
Setelah registrasi peserta, acara dibuka pukul 07.30 WIB. Agenda pertama adalah penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara MAN 1 Gresik dan Program Studi S1 Statistika Unair sebagai penguat kerja sama kedua institusi. Kepala MAN 1 Gresik, Dr. H. Muhari, M.Pd.I., kemudian menyampaikan sambutan dan menyambut baik kolaborasi ini untuk mendorong kompetensi mengajar guru agar adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Sebelum masuk materi, seluruh peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal tentang pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajaran. Tim pengabdian lalu memaparkan materi Canva AI, mulai dari cara menyusun prompt hingga mengubahnya menjadi tampilan visual yang menarik.
Pada sesi praktik, para guru membuat slide presentasi dan infografis edukatif secara mandiri sambil berkonsultasi dengan tim pendamping. Banyak pertanyaan muncul seputar rumusan prompt yang tepat agar gambar dan tata letak sesuai standar kurikulum madrasah. Fitur otomatisasi Canva AI membuat proses desain berlangsung lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas tampilan.
Setelah ice breaking, peserta berlatih merancang kuis evaluasi berbasis permainan di Kahoot. Kuis semacam ini diharapkan membuat ujian harian lebih menyenangkan dan tidak menegangkan bagi siswa. Kegiatan inti ditutup dengan post-test. Secara umum, skor peserta pada post-test lebih baik dibanding pre-test, yang menandakan pemahaman guru meningkat setelah mengikuti pelatihan. Panitia lalu mengumumkan peserta terbaik dan skor tertinggi, menyerahkan plakat kenang-kenangan, dan menutup acara dengan doa.
Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat, Drs. Suliyanto, M.Si., berharap keterampilan yang diperoleh dapat terus dipakai di kelas. “Kami berharap guru-guru di MAN 1 Gresik mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, menghasilkan media pembelajaran yang kreatif, serta memanfaatkan teknologi AI dan platform interaktif secara bijak, efektif, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Pengabdian ini diketuai Drs. Suliyanto, M.Si., bersama dosen FST Unair Siti Maghfirotul Ulyah, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Elly Pusporani, S.Si., M.Stat., serta tim mahasiswa yang mendampingi peserta secara teknis. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) dan nomor 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), serta mendukung Flagship AIRLEARN (Airlangga Inclusive and Resilient Lifelong Education, Access, Resources, and Network) Universitas Airlangga.