GEMBIRA, Upaya Mahasiswa BBK 8 Tingkatkan Pengetahuan Ibu tentang Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Balita
Mahasiswa BBK 8UNAIR memberikan penyuluhan GTM kepada ibu balita melalui program GEMBIRA di Posyandu Desa Plososetro, Kamis (16/7/2026).
Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) melaksanakan program kerja GEMBIRA (Gerakan Mengatasi GTM Balita Ceria) pada Kamis (16/7/2026) di Balai Desa Plososetro, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Posyandu Balita dan Lansia sebagai bentuk dukungan mahasiswa dalam membantu pelayanan kesehatan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada balita.
Pada kegiatan tersebut, mahasiswa BBK turut berpartisipasi dalam membantu pelaksanaan posyandu sejak awal kegiatan. Bantuan yang diberikan meliputi pencatatan administrasi peserta, seperti pendataan nama, pengukuran tinggi badan dan berat badan balita, serta pencatatan lingkar perut pada peserta lansia. Selain itu, mahasiswa juga membantu mencatat kehadiran ibu dan balita yang mengikuti posyandu sehingga proses administrasi dapat berjalan lebih tertib dan efisien.
Tidak hanya membantu pelayanan administrasi, mahasiswa BBK juga mendukung proses pencatatan hasil pelayanan kesehatan lansia ke dalam buku register. Data yang dicatat meliputi identitas peserta serta jenis obat yang diberikan setelah pemeriksaan kesehatan. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat membantu memperlancar alur pelayanan sehingga tenaga kesehatan dapat lebih fokus memberikan layanan kepada masyarakat.
Di sela-sela kegiatan posyandu, mahasiswa memanfaatkan waktu luang ketika para ibu belum kembali ke rumah untuk melaksanakan penyuluhan melalui program GEMBIRA. Penyuluhan diikuti oleh 10 peserta dan membahas pengertian GTM pada balita, berbagai faktor penyebab, tanda dan gejala yang perlu dikenali, dampak GTM terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk mengatasinya. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana sehingga peserta dapat mengikuti penyuluhan dengan baik dan terlibat aktif selama sesi berlangsung.
“Kami berharap dengan diadakannya program GEMBIRA ini, masyarakat terutama ibu-ibu dapat memahami dan mengimplementasikan cara mengatasi GTM yang sering terjadi pada balita,” ujar salah satu mahasiswa BBK 8 UNAIR di Desa Plososetro
Program GEMBIRA menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan melalui edukasi kepada masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Nomor 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), yang berfokus pada peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.