PERKUAT KETAHANAN KELUARGA, DOSEN VOKASI UNAIR EDUKASI WARGA TAMBAKSARI TENTANG MITIGASI BENCANA DAN ARSIP DIGITAL KELUARGA
Dosen Fakultas Vokasi Universitas Airlangga mengedukasi warga Tambaksari, Surabaya, mengenai pengelolaan arsip fisik dan digital keluarga serta mitigasi bencana. Melalui
SURABAYA – Penataan dokumen penting dan penyimpanan salinan digital menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan keluarga untuk menjaga keamanan arsip sekaligus mempermudah pencarian saat dibutuhkan. Pemahaman tersebut menjadi salah satu fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) bertajuk “Penguatan Ketahanan Keluarga melalui Keselamatan Rumah Tangga dan Arsip Digital Keluarga” di Balai RW IX, Kelurahan Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Surabaya.
Kegiatan ini diikuti 49 peserta dan dihadiri 20 tamu undangan. Melalui tiga materi yang saling berkaitan, warga mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan arsip keluarga, pemanfaatan penyimpanan digital, serta mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Menata Arsip Fisik dan Digital agar Mudah Ditemukan
Afifatul Faizah, S.S.T.Ars. dari Asosiasi Arsip Indonesia (AAI) menyampaikan materi “Mengelola Arsip Keluarga: Menata, Menyimpan, dan Menjaga Dokumen Penting agar Aman dan Mudah Ditemukan”. Peserta diperkenalkan pada cara mengelompokkan dokumen menggunakan map clear holder, dengan contoh berupa akta, sertifikat, buku nikah, kartu keluarga, KTP, kartu pelajar, tagihan listrik, dan dokumen Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Pengelompokan berdasarkan jenis dokumen dapat membantu keluarga menjaga kerapian arsip dan mempersingkat waktu pencarian. Kebiasaan tersebut juga memudahkan anggota keluarga mengetahui lokasi penyimpanan dokumen ketika diperlukan.
Upaya perlindungan arsip dilengkapi dengan pemanfaatan teknologi digital. Nasa Zata Dina, S.Kom., M.Kom., M.Sc., Ph.D. membawakan materi “Pemanfaatan Cloud Storage sebagai Solusi Pengamanan Dokumen Penting Keluarga dari Risiko Kehilangan dan Kerusakan”. Melalui pengenalan Google Drive, peserta memperoleh gambaran tentang cara menyimpan dan mengelompokkan salinan dokumen dalam bentuk digital.
Salinan digital dapat menjadi alternatif ketika dokumen fisik hilang atau rusak. Agar mudah digunakan kembali, berkas perlu diberi nama yang jelas dan disusun dalam folder terstruktur. Keamanan akun serta kerahasiaan dokumen pribadi juga perlu diperhatikan dalam penerapannya.
Kesiapsiagaan Bencana untuk Mendukung Ketahanan Keluarga
Selain pengelolaan dokumen, kesiapan menghadapi keadaan darurat menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan keluarga. Tofan Agung Eka Prasetya, S.Kep., M.KKK., Ph.D. menyampaikan materi “Siap Menghadapi Bencana: Mitigasi dan Kesiapsiagaan Keluarga”. Materi ini menekankan pentingnya memahami potensi bencana dan mempersiapkan langkah untuk menjaga keselamatan anggota keluarga.
Antusiasme warga selama kegiatan turut mendapat apresiasi dari Afifatul Faizah. “Senang sekali melihat antusiasme warga RW IX yang mengikuti kegiatan ini. Warga juga aktif sehingga suasana acara menjadi lebih hidup. Harapannya, Bapak dan Ibu, baik di RW IX maupun di mana pun berada, terus semangat belajar, khususnya mengenai arsip keluarga dan cara penyimpanannya agar dokumen mudah ditemukan kembali,” ungkap Afifatul.
Melalui kegiatan ini, warga diharapkan dapat menerapkan kebiasaan menata dokumen fisik, menyimpan salinan digital secara aman, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memperoleh pendanaan dari Universitas Airlangga melalui Program Kemitraan Masyarakat, sesuai dengan Kontrak No. 9517/B/DST/UN.3FV/PM.01.01/2026.