Detail Artikel

Aksi Nyata Peduli Lingkungan : Mahasiswa FEB UNAIR dan Relawan Voluntiiran Surabaya Bersihkan Mangrove Gunung Anyar

MAULIDIA NAILA AL AUFA (Mahasiswa) RAUDHATUNNISA IZZATI ZULFA (Mahasiswa) Dipublikasikan 21 October 2026
Aksi Nyata Peduli Lingkungan : Mahasiswa FEB UNAIR dan Relawan Voluntiiran Surabaya Bersihkan Mangrove Gunung Anyar

Dua mahasiswa FEB UNAIR membentangkan banner Voluntiiran usai aksi bersih-bersih mangrove di Gunung Anyar, Surabaya, Minggu (6/9/2026)

SURABAYA — Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir, mahasiswa Fakultas Ekhonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) berkolaborasi dengan komunitas Voluntiiran Surabaya menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Mangrove Gunung Anyar, Surabaya, pada Minggu (6/9/2026).

Kegiatan lingkungan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) Penyetaraan bertajuk “Green-Legacy : Merawat Mangrove, Menjaga Pesisir”. Aksi tersebut melibatkan 15 peserta yang terdiri atas 10 relawan dan 5 panitia penyelenggara.

Sebelum memulai aksi penyisiran, seluruh peserta berkumpul untuk melakukan foto bersama dengan membentangkan spanduk resmi Voluntiiran. Berbekal sarung tangan pelindung dan kantong sampah besar, para relawan secara sigap menyisir sela-sela akar serta pepohonan mangrove guna memungut sampah plastik dan limbah rumah tangga yang tersangkut. Dari aksi ini, para relawan berhasil mengumpulkan dua kantong sampah berukuran besar untuk kemudian diserahkan kepada pengelola kawasan.

Inisiatif program "Green-Legacy : Merawat Mangrove, Menjaga Pesisir" ini digagas oleh dua mahasiswa Program Studi S1 Manajemen FEB UNAIR, Raudhatunnisa Izzati Zulfa dan Maulidia Naila Al Aufa. Selain mengemban tugas akademik, keduanya aktif berkontribusi dalam divisi Project Development dan Public Relations di Voluntiiran Surabaya.

Aksi bersih mangrove ini merupakan bagian dari rangkaian 12 proyek sosial dan lingkungan yang mereka eksekusi sepanjang Juli hingga September 2026. Selain konservasi pesisir, rangkaian kegiatan tersebut mencakup kunjungan edukatif ke panti asuhan dan panti werdha, kampanye edukasi lingkungan, serta kegiatan belajar mengajar interaktif di ruang terbuka.

Para relawan menyambut positif kesempatan untuk terlibat langsung di lapangan. Salah satu relawan, Balqis Lituhayu Ryutaka, mengungkapkan kesan dan pengalamannya seusai menyisir area pesisir tersebut.

"Acara ini menyenangkan. Meskipun lelah, kegiatan ini juga bermanfaat karena kami bisa ikut menjaga kebersihan area mangrove," ujar Ryutaka.

Aksi nyata ini sejalan dengan komitmen global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 14 yakni Life Below Water dan Poin 15 yakni Life on Land. Melalui pembersihan berkala, kualitas ekosistem mangrove sebagai benteng alami abrasi dan habitat flora-fauna pesisir dapat terus terjaga.

Sebagai informasi, Voluntiiran merupakan inisiatif social entrepreneurship yang berdiri di Surabaya sejak Oktober 2024. Mengusung jargon “Bersama yang Muda, Merangkai Asa”, komunitas ini konsisten merangkul generasi muda melalui empat proyek sosial setiap bulannya.