Detail Artikel

Lewat Eksperimen Lada dan Sabun, Mahasiswa BBK-8 UNAIR Kenalkan Pentingnya Cuci Tangan ke Siswa SDN Gunggungan Kidul II – Mendukung SDGs 3 dan SDGs 4

DAREEN NASIR YAMANI (Mahasiswa) Dipublikasikan 22 July 2026
Lewat Eksperimen Lada dan Sabun, Mahasiswa BBK-8 UNAIR Kenalkan Pentingnya Cuci Tangan ke Siswa SDN Gunggungan Kidul II – Mendukung SDGs 3 dan SDGs 4

Mahasiswa BBK-8 UNAIR gelar TANGKAS di SDN Gunggungan Kidul II, ajarkan cuci tangan lewat eksperimen, dukung SDGs 3&4.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) 8 Universitas Airlangga menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk TANGKAS (Tangan Bersih, Anak Kuat, dan Sehat) di SDN Gunggungan Kidul II, Probolinggo, pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini menyasar seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 dengan total 84 peserta, yang dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu kelas 1-3 dan kelas 4-6. Pembagian kelompok ini dilakukan atas saran guru kelas setempat agar penyampaian materi dapat diterima lebih baik oleh seluruh siswa sesuai usia dan tingkat pemahaman mereka.

Dalam pelaksanaannya, materi tentang langkah-langkah cuci tangan yang benar disampaikan secara interaktif menggunakan media PPT dan poster edukatif. Poster tersebut nantinya akan ditempel di mading sekolah agar dapat terus menjadi pengingat bagi siswa dalam jangka panjang. Untuk membantu siswa lebih mudah mengingat materi, mahasiswa BBK8 juga mengenalkan sebuah lagu sederhana tentang langkah-langkah cuci tangan yang dinyanyikan bersama-sama sepanjang sesi.

Guna memastikan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan, panitia mengadakan sesi quiz game interaktif dengan hadiah bagi siswa yang berhasil menjawab pertanyaan. Antusiasme siswa terlihat tinggi sepanjang sesi tanya jawab berlangsung. Di penghujung acara, siswa turut diajak melakukan eksperimen sederhana menggunakan bubuk lada yang ditaburkan di atas permukaan air, kemudian disentuh dengan sabun cuci tangan. Eksperimen ini merepresentasikan kuman yang menempel di tangan, di mana lada yang terpecah dan menjauh saat tersentuh sabun menunjukkan secara visual bagaimana sabun cuci tangan efektif membunuh kuman.

Pihak sekolah turut menyambut baik kehadiran mahasiswa BBK-8 di SDN Gunggungan Kidul II, mengingat sekolah ini belum pernah kedatangan mahasiswa KKN sebelumnya. “Pihak sekolah sangat senang dengan kedatangan adik-adik BBK dan menerima dengan senang hati semua program kerja yang akan dijalankan, apalagi ini pertama kalinya ada mahasiswa KKN yang datang ke sekolah kami,” ujar Pak Jamal, guru SDN Gunggungan Kidul II.

Kegiatan TANGKAS ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya mencuci tangan dengan langkah-langkah yang benar, sekaligus menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dasar sejak usia dini. Selama pelaksanaan, terdapat sedikit kendala pada siswa kelas 1-3 yang sempat kurang kondusif karena beberapa di antaranya menangis lantaran tidak mendapatkan hadiah kuis. Menyikapi hal ini, mahasiswa BBK8 berupaya memberikan pengertian kepada siswa agar tidak muncul rasa iri antar teman, sekaligus menjadikannya evaluasi untuk menambah jumlah hadiah pada kegiatan sejenis berikutnya.

Program ini terlaksana berkat kolaborasi mahasiswa BBK8 dengan pihak sekolah dan guru-guru SDN Gunggungan Kidul II yang turut mendampingi jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memahami pentingnya cuci tangan yang baik dan benar serta tertanam kebiasaan PHBS dasar dalam keseharian mereka, baik di lingkungan sekolah maupun rumah.

Berita ini mendukung SDGs 3: Good Health and Well-Being dan SDGs 4: Quality Education. #SDGs3 #GoodHealthAndWellBeing #SDGs4 #QualityEducation #SDGsUNAIR