Detail Artikel

POS MEDIS BBK 8 Desa Tulung Dukung SDG 3 melalui Latihan Back Pain dan Skrining Kesehatan Cegah Nyeri Punggung (Boyoken)

NINGGAR FEBRIYANTI IRAWAN (Mahasiswa) Dipublikasikan 22 July 2026
POS MEDIS BBK 8 Desa Tulung Dukung SDG 3 melalui Latihan Back Pain dan Skrining Kesehatan Cegah Nyeri Punggung (Boyoken)

Pelaksanaan latihan back pain dan skrining kesehatan bagi warga Desa Tulung oleh Mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga, Sabtu (18/7/2026).

Mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun menyelenggarakan program POS MEDIS (Pos Manajemen Edukasi Diet, Intervensi William-McKenzie, dan Skrining Kesehatan) pada Sabtu, 18 Juli 2026. Program ini menghadirkan rangkaian kegiatan berupa latihan back pain metode William-McKenzie serta skrining kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi) dan gula darah. Kegiatan tersebut diikuti oleh warga Desa Tulung, khususnya petani, buruh, lansia, dan ibu rumah tangga yang memiliki risiko tinggi mengalami keluhan kesehatan akibat aktivitas fisik sehari-hari.

Pelaksanaan POS MEDIS ini dilatarbelakangi oleh tingginya keluhan gangguan muskuloskeletal yang dialami masyarakat, terutama akibat aktivitas fisik dengan intensitas tinggi dan postur tubuh yang kurang tepat saat bekerja. "Warga di sini banyak yang mengeluhkan nyeri lutut dan kesulitan berdiri atau bangun setelah beraktivitas. Apalagi mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh, jadi setelah seharian bekerja sering merasa badan pegal, lutut cenut-cenut, atau otot seperti ketarik," ujar salah seorang warga Desa Tulung. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan otot dan sendi.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa BBK 8 memandu latihan back pain metode William-McKenzie yang bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai gerakan yang aman, sederhana, dan dapat dipraktikkan secara mandiri di rumah untuk membantu mencegah maupun mengurangi keluhan nyeri punggung bawah (low back pain). Selain itu, layanan skrining kesehatan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini melalui pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sebagai langkah meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko hipertensi, diabetes, serta mencegah komplikasi penyakit tidak menular.

Melalui kegiatan ini, BBK 8 Desa Tulung turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, Good Health and Well-Being atau Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Edukasi kesehatan, latihan fisik yang terarah, dan layanan skrining diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta melakukan pencegahan penyakit sejak dini. Melalui sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di Desa Tulung.

#SDG3 #GoodHealthandWellBeing #SDGsUNAIR