Ajak Siswa SD Menabung, Mahasiswa KKN-BBK 8 UNAIR Menggelar GEMAS
Mahasiswa BBK-KKN 8 menggelar program kerja GEMAS di SDN Kiyoten 3 pada Senin, 20 Juli 2026.
Pagi di hari Senin, tanggal 20 Juli 2026, suasana SDN Kiyonten 3 terasa berbeda dari biasanya. Upacara bendera memang sudah menjadi kegiatan rutin sekolah, namun yang menjadi pembeda adalah kedatangan mahasiswa KKN-BBK 8 dari Universitas Airlangga yang akan mengedukasi tentang pentingnya menabung. Berlokasi di Desa Kiyonten, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kegiatan ini berhasil menarik perhatian puluhan siswa kelas 4 yang tampak antusias sejak awal.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini mengusung judul Gerakan Menabung Masa Depan Cerdas yang disingkat menjadi GEMAS. Program ini dirancang khusus untuk menanamkan kebiasaan menabung kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui pendekatan yang menyenangkan, para siswa diajak memahami bahwa menabung tidak hanya sekedar menyisihkan uang, melainkan langkah awal meraih impian.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh ketua KKN-BBK 8 UNAIR Kiyonten yang memperkenalkan diri dan seluruh tim. Dengan sapaan hangat dan ramah, anak-anak yang awalnya terlihat malu-malu perlahan mulai merasa nyaman. Mereka diajak berkenalan satu per satu untuk menciptakan suasana akrab sebelum memasuki rangkaian kegiatan berikutnya.
Setelah suasana mencair, para peserta mengerjakan pre-test sederhana. Beberapa pertanyaan diajukan untuk mengukur pemahaman awal mereka tentang menabung, seperti apa itu menabung dan mengapa menabung itu penting. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar anak sudah mengenal istilah menabung, masih banyak yang belum memahami manfaat dan cara melakukannya dengan baik.
Memasuki sesi inti, pemateri yang merupakan mahasiswa UNAIR ini menyampaikan materi tentang menabung dengan gaya yang interaktif dan mudah dipahami. Tidak ada ceramah membosankan di sini. Anak-anak diajak berdiskusi, bertanya, dan bahkan ice breaking bersama. Sesi tanya jawab berlangsung meriah, dengan beberapa tangan kecil terangkat ingin menyampaikan pendapat atau bertanya. Hal-hal sederhana seperti "apa yang ingin dibeli dari uang tabungan?" membuat mereka semakin bersemangat.
Puncak kegiatan adalah saat pembuatan celengan dari botol plastik bekas. Setiap kelompok yang terdiri dari 2 sampai 3 anak mendapat satu botol dan bahan hiasan untuk berkarya. Mereka menuangkan kreativitas dengan menghias celengan menggunakan kertas buffalo berwarna, lem, dan gunting. Hasilnya pun beragam, ada yang berbentuk karakter wajah, buah-buahan, roket, dan ada pula yang penuh variasi hiasan. Setelah itu, siswa diajak untuk menuliskan tujuan mereka menabung yang dilanjutkan dengan penghargaan untuk celengan terkreatif dan terfavorit. Beberapa anak yang karyanya paling menarik menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi.
Nesya (10), salah satu siswa kelas 4 SDN Kiyonten 3 mengungkapkan kegembiraannya.
"Kegiatan nya seru banget, kita ada bermain dan belajar bersama membuat celengan terus mendapat kan snack. Terima kasih kakak-kakak KKN, ini seru banget, terima kasih telah mendidik kita dengan baik dan membantu meningkatkan kreativitas dalam membuat celengan, sekali lagi terimakasih kakak-kakak yang hebat," katanya dengan penuh semangat.
Setelah sesi kreativitas, anak-anak kembali mengerjakan post-test. Dari hasil tersebut dapat terlihat adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dibandingkan pre-test. Anak-anak kini lebih paham bahwa menabung adalah kebiasaan baik yang harus dilakukan sejak dini untuk meraih masa depan yang lebih cerah. Kegiatan ditutup dengan dokumentasi dan pembuatan konten. Semua karya celengan diabadikan dalam foto bersama. Senyum lebar menghiasi wajah setiap anak yang menunjukkan kepuasan dengan hasil karya mereka dan ilmu baru yang didapat.
Program GEMAS ini merupakan perwujudan nyata kontribusi Universitas Airlangga dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini sejalan dengan poin ke-1 (Tanpa Kemiskinan) melalui edukasi literasi keuangan sejak usia dini, poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses pendidikan finansial yang inklusif dan menyenangkan, serta poin ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan menanamkan kebiasaan menabung sebagai fondasi kesehatan ekonomi di masa depan.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa Kampus Berdampak UNAIR turut menjadi solusi nyata salah satunya untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Melalui program seperti GEMAS, Universitas Airlangga terus berkomitmen memberikan manfaat yang berkelanjutan, terutama bagi generasi muda dengan harapan kebiasaan baik yang ditanamkan hari ini akan tumbuh menjadi pondasi kuat bagi masa depan yang lebih sejahtera.