Detail Artikel

KKN BBK 8 UNAIR Dampingi Posyandu Lewat Program SEHATI NGIPIK untuk Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat - Mendukung SDGs 3

INDAH WHITE ABBELYA RAHAYU SINAGA (Mahasiswa) Dipublikasikan 22 July 2026
KKN BBK 8 UNAIR Dampingi Posyandu Lewat Program SEHATI NGIPIK untuk Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat - Mendukung SDGs 3

Mahasiswa KKN-BBK 8 UNAIR Kelurahan Ngipik mendampingi Posyandu melalui program SEHATI NGIPIK untuk meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.

Gresik, 16 Juli 2026 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) 8 Universitas Airlangga Kelurahan Ngipik melaksanakan program kerja bidang kesehatan bertajuk SEHATI NGIPIK (Sehat Bersama Masyarakat Ngipik) di Posyandu Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, pada Kamis (16/7). Program ini merupakan bentuk pendampingan terhadap kegiatan Posyandu yang telah rutin diselenggarakan bersama kader Posyandu, bidan desa, dan Puskesmas guna mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut.

Kegiatan SEHATI NGIPIK mencakup pendampingan penimbangan balita, sekolah ibu hamil, sekolah ibu menyusui, serta pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. Program ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih memanfaatkan Posyandu sebatas tempat melakukan pemeriksaan kesehatan. Masih ditemukan warga yang belum memahami arti hasil pemeriksaan yang diperoleh maupun pentingnya melakukan pemeriksaan lanjutan ketika ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Oleh karena itu, mahasiswa KKN-BBK 8 berupaya melengkapi pelayanan kesehatan dengan edukasi yang mudah dipahami oleh masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa membantu proses registrasi peserta, pendampingan penimbangan balita, pencatatan hasil pemeriksaan, serta mengatur alur pelayanan agar kegiatan berjalan lebih efektif. Setelah pemeriksaan selesai, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat secara langsung kepada peserta mengenai hasil pemeriksaan, faktor risiko penyakit, serta pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan kontrol ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB ini diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, ibu dengan balita, dan lansia. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi peserta selama mengikuti rangkaian pelayanan kesehatan dan sesi edukasi yang diberikan.

Melalui pelaksanaan program ini, mahasiswa KKN-BBK 8 Universitas Airlangga berharap masyarakat tidak hanya memanfaatkan Posyandu sebagai tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memahami hasil pemeriksaan yang diperoleh serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. "Kami berharap program SEHATI NGIPIK dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga, serta mendorong masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan layanan Posyandu sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini masalah kesehatan," ungkap tim KKN-BBK 8 Universitas Airlangga Kelurahan Ngipik.

Program ini juga mendapat dukungan dari kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang mendampingi jalannya kegiatan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan di Kelurahan Ngipik sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan Posyandu secara optimal.

Melalui program SEHATI NGIPIK, mahasiswa KKN-BBK 8 Universitas Airlangga Kelurahan Ngipik turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pendampingan pelayanan Posyandu, edukasi kesehatan, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan ibu, balita, dan lansia. Selain itu, program ini juga mendukung SDGs 1: Tanpa Kemiskinan dengan memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar melalui kolaborasi bersama kader Posyandu, bidan desa, dan Puskesmas.