Mahasiswa BBK 8 UNAIR Bangun Kebiasaan PHBS pada Siswa SD melalui AKSI SEHAT
Mahasiswa BBK 8 UNAIR melakukan edukasi PHBS melalui kegiatan AKSI SEHAT di SDN 2 Demung.
Sebagai upaya membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini, mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Universitas Airlangga Desa Demung 2 menyelenggarakan program AKSI SEHAT (Aksi Membangun Kebiasaan Cuci Tangan dan Etika Batuk untuk Anak Sehat) di SD Negeri 2 Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, pada Senin (22/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 39 siswa kelas IV, V, dan VI sebagai bentuk edukasi preventif untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SD Negeri 2 Demung dan Ketua BBK 8 Desa Demung 2, kemudian dilanjutkan dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri. Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi melalui ceramah interaktif mengenai PHBS yang meliputi pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun, enam langkah cuci tangan yang benar sesuai anjuran Kementerian Kesehatan, serta etika batuk dan bersin untuk mencegah penyebaran penyakit menular seperti influenza, ISPA, maupun penyakit infeksi lainnya.
Salah satu pemateri dari mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga Demung 2, Anik Wijiati, menyampaikan bahwa praktik langsung dipilih agar siswa lebih mudah memahami materi. "Anak-anak cenderung lebih mudah belajar melalui praktik dibandingkan hanya mendengarkan penjelasan. Dengan simulasi menggunakan handscoon dan pewarna makanan, mereka dapat melihat sendiri pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun hingga seluruh permukaan tangan bersih," jelasnya.
Jadi agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa mengajak siswa mengikuti demonstrasi dan praktik langsung cuci tangan enam langkah menggunakan media handscoon yang telah ditetesi pewarna makanan sebagai simulasi sabun. Pewarna yang menyebar secara merata pada seluruh permukaan handscoon menjadi indikator bahwa seluruh bagian tangan telah dibersihkan dengan benar melalui enam langkah cuci tangan. Selain itu, siswa juga mempraktikkan etika batuk dan bersin yang tepat, yaitu menutup mulut dan hidung menggunakan siku bagian dalam atau tisu, kemudian membuang tisu ke tempat sampah dan mencuci tangan setelahnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Mereka aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta mencoba mempraktikkan kembali materi yang telah diberikan. Antusiasme tersebut terlihat ketika mahasiswa mengajukan pertanyaan mengenai kebiasaan mencuci tangan sehari-hari. Salah satu siswa bernama Rizka mengatakan, "Sebelum makan udah cuci tangan kak, tapi pakai air ajaa, ga pakai sabun." Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat kebiasaan mencuci tangan yang belum sesuai dengan anjuran kesehatan. Melalui edukasi ini, siswa memperoleh pemahaman bahwa penggunaan sabun sangat penting untuk menghilangkan kotoran dan kuman yang tidak dapat dibersihkan hanya dengan air.
Sebagai bentuk evaluasi, kegiatan ditutup dengan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti sosialisasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun, langkah-langkah cuci tangan yang benar, serta etika batuk dan bersin sebagai bagian dari penerapan PHBS. Diharapkan pengetahuan tersebut dapat diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, sehingga mampu membentuk kebiasaan hidup bersih yang berkelanjutan.
Melalui program AKSI SEHAT, mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga berharap edukasi sederhana yang dikemas secara interaktif dapat meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai langkah pencegahan penyakit. Pembiasaan PHBS sejak usia sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Berita ini mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
#SDG3 #GoodHealthAndWellBeing #PHBS #BBKUNAIR #SDGsUNAIR #SDN2Demung #Situbondo