BBK UNAIR Tanamkan Budaya Anti-Bullying untuk Mendukung SDG 4 dan SDG 16
Pada Senin (20/7/2026) Mahasiswa BBK Universitas Airlangga memberikan sosialisasi anti-bullying kepada siswa di Desa Kayulemah
Pada Senin (20/7/2026) pukul 08.00 WIB, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) Universitas Airlangga menggelar Edukasi Anti-Bullying untuk Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Nyaman di MI Islamiyah Desa Kayulemah, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari perundungan serta menumbuhkan sikap saling menghormati antar sesama.
Sebelum penyampaian materi, mahasiswa BBK turut mengikuti kegiatan pembiasaan pagi dan upacara bersama guru serta seluruh siswa sebagai bentuk partisipasi dalam budaya sekolah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah bullying di lingkungan sekolah. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami oleh siswa.
Sebagai upaya memperkuat pesan yang disampaikan, mahasiswa BBK juga menyediakan bingkai foto bertema anti-bullying yang dapat digunakan siswa setelah mengikuti kegiatan edukasi. Bingkai tersebut berisi ajakan untuk menolak segala bentuk perundungan dan mengajak siswa menjadi pelopor lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Melalui media ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami materi, tetapi juga terdorong untuk mengajak teman-temannya menerapkan nilai-nilai anti-bullying.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti sesi diskusi, menjawab pertanyaan, serta berpartisipasi dalam sesi dokumentasi menggunakan bingksi anti-bullying. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi yang menyenangkan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan budaya sekolah yang positif. Sebagai bentuk penguatan pesan anti-bullying, mahasiswa BBK juga mengajak siswa menuliskan pendapat mereka pada sticky notes mengenai perasaan yang dirasakan korban bullying yang kemudian akan ditempelkan pada papan sticky notes anti-bullying.
Kepala Sekolah MI Islamiyah, Niti Budiono, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif program pembelajaran ini "Terima kasih kakak-kakak mahasiswa Universitas Airlangga yang sudah datang ke sekolah kami. Kehadiran kakak-kakak mahasiswa memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, jadi mereka lebih antusias dan semangat mengikuti pembelajaran. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus ada karena sangat bermanfaat bagi siswa," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa BBK Universitas Airlangga berharap siswa semakin memahami pentingnya menghormati perbedaan, menghindari perilaku perundungan, serta berani menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4: Pendidikan Berkualitas dan SDGs Nomor 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang
Tangguh, melalui penguatan pendidikan karakter dan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan.
Berita ini mendukung SDG 4 dan SDG 16.
#SDG4 #SDG16 #AntiBullying #BBKUNAIR #DesaKayulemah #SekolahAman #PendidikanKarakter #SDGsUNAIR #QualityEdication #PeaceJusticeAndStrongInstitutions