Detail Artikel

EDUKASI BULLYING: UPAYA MAHASISWA UNAIR DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH – Mendukung SDGs 4 dan 16

DIMAS SYAYID NURHUDAN (Mahasiswa) Dipublikasikan 23 July 2026
EDUKASI BULLYING: UPAYA MAHASISWA UNAIR DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH – Mendukung SDGs 4 dan 16

Tim KKN-BBK 8 UNAIR Kelurahan Ploso, Revalina Fajar, membuka kegiatan edukasi yang dilaksanakan untuk memberikan pemahaman terkait pencegahan bullying kepada siswa kelas 6 di ruang kelas SD Mardi Siwi pada Rabu (22/7/2026).

(Foto: Dok. BBK 8 - Ploso 1)

Surabaya, 22 Juli 2026 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke 8 Universitas Airlangga Kelurahan Ploso melaksanakan program kerja bidang pendidikan yaitu Edukasi Pencegahan Bullying yang dilaksanakan di SD Mardi Siwi Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya pada Rabu (22/7). Program ini merupakan bentuk kepedulian mahasiwa atas perilaku bullying yang tidak seharusnya terjadi dalam lingkungan pendidikan tingkat sekolah yang dapat berdampak buruk pada psikologis anak.

Kegiatan Edukasi Pencegahan Bullying merupakan kegiatan yang menargetkan anak dengan Tingkat kelas 6 SD sebagai target audiens yang dituju, hal ini disebabkan perilaku bullying terkadang terjadi pada tingkat pendidikan dasar menuju menengah. Program ini dilaksanakan berdasarkan maraknya kasus pembully-an yang terjadi pada anak-anak tingkat sekolah menjadi permasalahan utama yang mendasari pelaksanaan program kerja pada bidang pendidikan ini. Namun pada kenyataannya, bullying masih dianggap Sebagian besar anak-anak sebagai suatu candaan yang normal. Sehingga mahasiswa KKN-BBK 8 melakukan edukasi kepaa anak-anak untuk memberikan pemahaman bahwa bullying bukan termasuk sebagai sebuah candaan yang dapat dinormalisasi

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa berperan aktif untuk memberikan edukasi kepada anak-anak kelas 6 sd melalui materi yang disampaikan secara interaktif serta pemberian reward bagi anak-anak yang aktif dalam kegiatan edukasi tersebut. Selain itu, mahasiwa juga membuat pohon selembar rasa yang bertujuan untuk mengajak anak-anak tersebut untuk bercerita terkait pengalaman yang pernah dirasakan saat menjadi korban bullying.

Kegiatan edukasi pencegahan bulliyng tersebut berlangsung pada pukul 09.00-10.30 WIB dan diikuti oleh sekitar 13 peserta yang merupakan anak kelas 6 SD yang akan segera menduduki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Keterbatasan peserta bukan menjadi halangan bagi mahasiswa untuk mencegah perilaku bullying pada anak-anak

Melalui pelaksanaan program ini, mahasiswa KKN-BBK 8 Universitas Airlangga berharap anak-anak dapat lebih terbuka untuk mencegah perilaku bullying dengan menolong korban ataupun melaporkan kejadian bullying pada orang yang ada disekitarnya. “Kami berharap anak-anak yang mengikuti kegiatan edukasi ini dapat lebih aktif untuk menyuarakan penolakan terhadap bullying yang dapat berkembang menjadi perilaku yang merusak moral anak-anak tersebut” ungkap tim KKN-BBK 8 Universitas Airlangga.

Program ini mendapat dukungan dari pihak sekolah beserta guru-guru yang mendampingi jalannya kegiatan. Hal tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara mahasiwa dan guru yang dapat memberikan edukasi kepada anak-anak terkait pentingnya mencegah perilak bullying.

Melalui program Edukasi Pencegahan Bullying, mahasiswa KKN-BBK 8 Universitas Airlanggaa Kelurahan Ploso turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas melalui edukasi terkait perilaku bullying, bentuk perilaku bullying, dan cara mencegah perilaku bullying yang dapat diterapkan oleh anak-anak tersebut. Selain itu, program ini juga mendukung SDGs 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh dengan menciptakan suasana pertemanan yang penuh perdamaian dan tanpa kekerasan.