Detail Artikel

Mahasiswa BBK 8 UNAIR Edukasi Kesehatan Gigi Anak di Bogangin – Mendukung SDG 3 & SDG 5

KELANA PATRADEWA RAHIRA LATIF (Mahasiswa) Dipublikasikan 23 July 2026
Mahasiswa BBK 8 UNAIR Edukasi Kesehatan Gigi Anak di Bogangin – Mendukung SDG 3 & SDG 5

Mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga menggelar program "Senyum Ceria" di TK PKK Desa Bogangin, Bojonegoro, untuk edukasi kesehatan gigi

UNAIR NEWS – Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Universitas Airlangga sukses menggelar program kerja bertajuk "Senyum Ceria" di TK PKK, Kelurahan Bogangin, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan pengabdian masyarakat interaktif yang menyasar anak-anak usia 3 hingga 5 tahun ini dilaksanakan pada Selasa, 22 Juli 2026, dengan fokus utama membentuk kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.

Penanggung jawab program kerja Senyum Ceria, Fany Natalia Hariyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini dibuat secara menyenangkan agar materi edukasi mudah diserap dan diterapkan oleh anak-anak. Edukasi dimulai dengan penayangan video animasi mengenai kesehatan gigi, permainan tebak gambar makanan yang baik dan buruk untuk gigi, hingga praktik langsung menyikat gigi bersama menggunakan metode yang benar.

"Melalui pendekatan interaktif ini, kami ingin menumbuhkan kebiasaan menyikat gigi minimal dua kali sehari pada anak-anak. Tidak hanya itu, kami juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan guru dan orang tua di rumah agar kebiasaan baik yang sudah diajarkan di sekolah ini dapat terus berlanjut dan terjaga secara konsisten," ujar Fany.

Pelaksanaan program Senyum Ceria ini secara langsung menyasar beberapa poin SDGs yang ditarget. Di samping mendukung SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penanaman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kegiatan ini juga menyelaraskan esensi dari SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas). Melalui metode belajar yang berpusat pada peserta didik, inklusif, dan partisipatif sejak usia dini, mahasiswa berupaya memberikan pengalaman edukasi nonformal yang bermutu guna mendukung tumbuh kembang optimal generasi emas di Desa Bogangin.

Melalui integrasi ilmu pengetahuan lintas fakultas yang dibawa ke tengah masyarakat, program Belajar Bersama Komunitas ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan isu kesehatan jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian dan perubahan perilaku positif warga desa secara berkelanjutan di masa depan.

Sebagai penutup acara, kelompok BBK 8 UNAIR juga membagikan alat perawatan gigi gratis berupa sikat gigi anak kepada seluruh peserta. Langkah ini diharapkan dapat menjadi stimulan fisik bagi anak-anak untuk langsung mempraktikkan ilmu yang telah mereka dapatkan bersama orang tua di rumah.

Berita ini mendukung: #SDG3 #SDG4 #GoodHealthandWellBeing #QualityEducation #SDGsUNAIR

Keterangan Foto: Murid TK PKK Bogangin melakukan praktik sikat gigi bersama-sama dengan metode yang benar setelah mendapatkan materi yang disampaikan oleh Mahasiswa BBK 8 Unair di Lapangan TK PKK Bogangin pada Selasa (21/07/2026). (Foto: Arfi Albarr M. M.)