Mahasiswa KKN BBK Unair Edukasi “Isi Piringku” di SDN Bangunrejo Lor 1 Ngawi untuk Cegah Stunting
KKN BBK Unair mengenalkan Isi Piringku kepada siswa SD sebagai upaya pencegahan stunting.
NGAWI – Guna mendukung percepatan penurunan stunting, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) Universitas Airlangga (Unair) menggelar sosialisasi dengan tema PIRING EMAS atau Pahami Isi Piringku untuk Generasi Emas Bebas Stunting di SDN Bangunrejo Lor 1, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut menyasar 21 siswa kelas 1 dan menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru. Sosialisasi ini bertujuan mengenalkan pentingnya gizi seimbang sejak dini melalui konsep “Isi Piringku” agar anak-anak mulai terbiasa memilih makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari.
Rosa Febriani Putri Dira selaku PIC kegiatan menjelaskan bahwa sosialisasi dikemas secara interaktif agar mudah dipahami anak usia dini. Materi utama yang disampaikan yakni konsep “Isi Piringku” sesuai pedoman gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan.
“Anak-anak kami ajak memahami porsi makan sehat lewat 4 kegiatan. Ada penyampaian materi, menyanyikan lagu Makan Sehat, Tubuh Hebat, menonton video edukasi, lalu evaluasi dengan mewarnai, menempel, dan memilih gambar makanan sesuai kategori gizinya,” jelas Rosa.
Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN BBK Unair juga mengajak siswa untuk aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Melalui metode belajar sambil bermain, siswa dikenalkan jenis-jenis makanan yang termasuk sumber karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Kegiatan evaluasi di akhir sesi juga dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan.
Sosialisasi mahasiswa KKN BBK Unair juga diikuti guru pendamping dan pihak sekolah. Wali kelas 1 SDN Bangunrejo Lor 1 mengapresiasi metode yang digunakan mahasiswa pada kegiatan tersebut.
“Hal ini sangat membantu untuk menyampaikan materi di kegiatan MPLS kelas 1. Penyampaiannya interaktif dan anak-anak juga senang,” tegas Indya, Wali Kelas 1 SD Negeri Bangunrejo Lor 1, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN BBK Unair berharap siswa dapat mulai menerapkan kebiasaan makan dengan gizi seimbang sejak usia dini. Edukasi sederhana seperti mengenal isi piring yang sehat diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal sekaligus mencegah terjadinya stunting.
Diketahui, mahasiswa KKN BBK Unair berupaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 2 merupakan salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan yang menitikberatkan pada penghapusan kelaparan, pencapaian ketahanan pangan, gizi yang lebih baik, serta pengembangan pertanian berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDG 3 yakni kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Well-being) sebagai agenda tujuan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Melalui edukasi mengenai gizi seimbang sejak dini, mahasiswa KKN BBK Unair berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.