Adakan Outbound di Pantai, Mahasiswa BBK UNAIR Tutup MPLS SMP Islam Bulurejo dengan Meriah
Mahasiswa KKN UNAIR menggelar outbound di pantai untuk memeriahkan penutupan MPLS SMP Islam Bulurejo dan memotivasi siswa.
UNAIR NEWS - Pada Sabtu (18/07/2026), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) Angkatan ke-8 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan outbound di Pantai Watu Godheg, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang. Outbound ini dilaksanakan dalam rangka hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Islam Bulurejo.
Penutupan MPLS yang diperuntukkan bagi siswa-siswi kelas 7 SMP Islam Bulurejo pada tahun ini bisa dibilang spesial dikarenakan adanya kolaborasi antara OSIS SMP Islam Bulurejo dan mahasiswa KKN BBK-8 UNAIR.
“Kalau kemarin materi kita isi di dalam sekolahan, untuk penutupan kita laksanakan outdoor education (di luar sekolah) dan ini dibantu oleh kakak-kakak KKN Universitas Airlangga. Terimakasih sekali untuk kakak kakak Universitas Airlangga Surabaya,” ujar Mahmudi S.T selaku Kepala Sekolah SMP Islam Bulurejo.
Tidak terbatas hanya pada kelas 7 saja, outbound yang dilaksanakan ini pun ditujukan untuk mempererat ikatan antara siswa-siswi kelas 7,8, dan 9 SMP Islam Bulurejo. Sebanyak 103 siswa-siswi dibagi dalam 11 kelompok yang berpartisipasi dalam empat jenis lomba.
Antusiasme Siswa SMP
Outbound dimulai pada pukul 9 dengan lomba bola tali, dan kemudian disusul dengan lomba estafet karet sedotan sebelum istirahat. Setelah istirahat makan siang, lomba pun dilanjut dengan estafet karung, untuk ditutup pada pukul 12 tepat dengan lomba pulpen dalam botol dan sesi dokumentasi. Sepanjang outbound berlangsung, para siswa dan guru pun dengan antusias memeriahkan lomba-lomba yang dilaksanakan oleh pihak OSIS dan Mahasiswa KKN BBK-8. Ketua OSIS SMP Islam Bulurejo, Aldo pun menuturkan kegembiraannya mengenai penutupan MPLS kali ini.
“Kesannya sekarang sangat meriah apalagi sekarang ada kakak kakak dari Universitas Airlangga,” tutur Aldo. Selain mengawasi acara, Aldo pun turut berpartisipasi di kelompok 11, kelompok yang kebetulan memenangkan hadiah terbanyak pada siang hari itu.
Outbound sebagai Pembuka Program Kerja Mahasiswa KKN BBK-8
Diketahui bahwa interaksi antara civitas akademika SMP Islam Bulurejo dengan mahasiswa KKN BBK-8 UNAIR tidak berhenti sampai di sini saja. Outbound ini justru merupakan “pembuka” bagi program kerja “Sekolah Pagi” yang akan dilaksanakan para mahasiswa KKN BBK-8 UNAIR selama 2 minggu berturut-turut di SMP Islam Bulurejo.
“Setelah ini akan diadakan sekolah pagi yang memang dikhususkan untuk materi-materi yang memotivasi para siswa. Dari situ harapannya dari kami juga sekolah pagi dapat memajukan pendidikan dari SMP Islam Bulurejo,” jelas Darron, ketua dari kelompok mahasiswa KKN BBK-8 UNAIR Bulurejo I. Adapun program kerja ini pun disambut baik oleh pihak sekolah, terlihat dari harapan yang dituturkan oleh Mahmudi S.T selaku Kepala Sekolah SMP Islam Bulurejo.
“Harapan kedepannya dengan adanya KKN dari mahasiswa UNAIR ya sedikit banyak memberikan gambaran, memotivasi semangat belajar, serta membangun semangat untuk maju ke depannya. Insya Allah untuk anak-anak kelas 7 ini salah satu bekal yang bagus; namanya cita-cita memang perlu diraih dan diusahakan. Sekali lagi, terima kasih untuk motivasi dari rekan-rekan mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya,” pungkas Mahmudi, yang sekaligus menutup sesi wawancara pada hari itu.
Kegiatan ini merefleksikan ketercapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dengan berfokus pada edukasi, meningkatkan motivasi belajar, serta memajukan pendidikan.
#SDG4 #QualityEducation #SDGsUNAIR